April 14, 2024
POLITIK & INSTANSI

Bupati Klungkung Tak Mau Data Covid-19 Tumpang Tindih

LiterasiPost.com, Klungkung | Menghindari terjadinya tumpang tindih data Covid-19, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan pengecekan ke lapangan. Bupati Suwirta ingin tim yang bertugas melakukan tracing maupun testing di lapangan harus lengkap, sehingga data yang didapat bisa langsung di-update melalui aplikasi.

Demikian disampaikan Bupati Suwirta saat memantau tracing dan testing bersama petugas tracer dan TNI/Polri di Desa Kamasan dan Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Jumat (13/8/2021).

BACA JUGA :  AMERTA Adalah Solusi Kota Denpasar

Di Desa Kamasan, Bupati bersama tim datang ke rumah salah satu warga yang satu anggota keluarganya dinyatakan positif Covid-19. Petugas lantas melakukan tracing dan testing terhadap enam anggota keluarga lainnya dalam satu pekarangan. Sedangkan di Desa Tangkas, petugas melakukan tracing dan testing terhadap dua anggota keluarga dalam satu pekarangan, dimana satu anggota keluarga lainnya dinyatakan positif Covid-19 dan telah menjalani isolasi.

“Jadi petugas tracing turun ke lapangan timnya harus lengkap, ada dari masing-masing  Puskesmas yang mempunyai wilayah, kemudian satu petugas administrasi yang nantinya me-input data langsung di lapangan sehingga nanti terhubung dengan aplikasi Signle Sign On (SSO),” ujar Bupati Suwirta.

BACA JUGA :  OJK Bali Bersama Pemkot Denpasar Luncurkan Program TPAKD 2024

Bupati Suwirta juga menambahkan, pada hari yang sama pihaknya langsung melakukan evaluasi bersama tim terkait, sehingga pada saat petugas melakukan tracing dan testing dilanjutkan input data ke aplikasi SSO ini bisa terus berjalan maksimal. Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) nantinya mempunyai tugas untuk menghitung jumlah orang yang akan dikarantina mandiri, sehingga nanti langsung bisa dibuatkan surat untuk persetujuan karantina. Data tersebut kemudian diberikan ke Dinas Sosial, selanjutnya bantuan paket sembako itu bisa segera dikirim ke warga yang menjalani karantina mandiri.

“Tentu data ini karena berbasis aplikasi, konsep kerja kita harus di-input dan diselesaikan langsung di lapangan,” harap Bupati Suwirta.

BACA JUGA :  Hari Ini, Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Bertambah 108 Orang

Selain itu, Bupati Suwirta juga akan terus mengevaluasi kelemahan-kelemahan data ini. Jika data sudah valid maka pengambilan keputusan dan sinkronisasi data  antar kabupaten dan provinsi sampai ke pusat bisa sama.

“Mari jaga semangat bersama agar perkembangan data kasus Covid-19 di Kabupaten Klungkung terus berjalan dengan baik,” imbuhnya. (igp/r)

Related Posts