June 19, 2021
PENDIDIKAN

Rayakan HUT ke-21, SMK PGRI 3 Denpasar Bagi-bagi Sembako

LiterasiPost.com, Denpasar –
Pada 24 Januari 2021, SMK PGRI 3 Denpasar genap berusia 21 tahun. Serangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) tersebut, sekolah yang berbasis pariwisata ini menggelar beberapa kegiatan secara sederhana dan terbatas mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Salah satunya adalah pembagian sembako kepada petugas kebersihan sekolah termasuk yang bekerjasama dengan Desa Sumerta Kelod, cleaning service, petugas keamanan dan satpam dengan jumlah keseluruhan sekitar 20 orang. Kegiatan ini berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan.

BACA JUGA :  Siswa Terbanyak, SMAN 7 Denpasar Terapkan Strategi Belajar

“Demi keselamatan keluarga besar sekolah di masa pandemi ini, maka kegiatan HUT kami selenggarakan dengan segala penyesuaian. Sembako yang kami bagikan tersebut semoga dapat membantu meringankan beban mereka di masa pandemi ini. Kami tidak mengurangi hak-hak atau honor mereka, meski cukup berat tapi sekolah berusaha dari segi pengelolaannya,” ujar Kepala SMK PGRI 3 Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, MM di aula sekolah setempat, Jumat (29/1/2021).

Kepala SMK PGRI 3 Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, MM. (Foto: igp)

Puncak perayaan HUT akan dilaksanakan pada Sabtu (30/1/2021) bertepatan dengan Hari Suci Saraswati. Kegiatan yang akan dilaksanakan yakni persembahyangan bersama dan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng. “Kegiatan ini juga kami batasi, hanya akan diikuti oleh beberapa guru yang dilanjutkan dengan makan bersama,” imbuhnya.

Dikatakan, SMK PGRI 3 Denpasar sejak berdiri tahun 2000 mampu berkembang, tidak saja dari segi penerimaan siswa namun juga penambahan sarana prasarana penunjang seperti gedung sekolah.

“Selama 21 tahun ini kami sudah memiliki gedung yang megah, dan yang terbaru adalah gedung serbaguna atau aula. Ke depan kami berencana membangun lagi yaitu lab kitchen, lab praktek akomodasi perhotelan, kantin dan perpustakaan besar,” jelasnya.

BACA JUGA :  Penyerahan Hadiah Lomba, UPMI Komit Dukung Budaya Bali

Madiadnyana menyampaikan target ke depan adalah bertahan dalam situasi tak menentu ini. Begitu juga dalam penerimaan siswa baru nanti diharapkan bisa menyamai pencapaian target tahun-tahun sebelumnya.

“Kita inginnya sama seperti tahun lalu, berapa yang tamat maka sejumlah itu pula yang masuk. Ada sekitar 760 siswa yang akan tamat pada tahun pelajaran ini. Tapi melihat situasi saat ini yang cukup berat, kami dapat 500 calon siswa saja sudah bersyukur sekali,” ucapnya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku tetap optimis dalam menjaga eksistensi sekolah ke depan. Seperti tertuang dalam tema perayaan HUT tahun ini, yaitu “Optimis Dalam Mewujudkan Sekolah Berprestasi, Sekolah Yang Nyaman dan Ramah di Era Pandemi Covid-19”. (igp)

Related Posts