August 1, 2021
PARIWISATA & SENI BUDAYA

The Nusa Dua Tingkatkan Tata Kelola Kawasan Berbasis Prokes

LiterasiPost.com, Badung | Guna mendorong pemulihan pariwisata dan meningkatkan kepercayaan wisatawan, kawasan pariwisata The Nusa Dua melakukan peningkatan tata kelola kawasan berbasis protokol kesehatan (Prokes) dimasa pandemi Covid-19 mulai dari kedatangan, selama beraktivitas sampai pengunjung meninggalkan kawasan.

Peningkatan tata kelola kawasan tersebut meliputi penyiapan infrastruktur serta penyusunan dan implementasi Standard Operating Procedure (SOP) sesuai dengan panduan pelaksanaan Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Infrastruktur disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Prokes berupa penyediaan tempat mencuci tangan, signage Prokes, marka physical distancing beserta penyiapan pos pengukuran suhu tubuh pada beberapa titik di kawasan The Nusa Dua. SOP Prokes disusun terintegrasi antara kawasan dengan hotel dan fasilitas di dalam kawasan.

BACA JUGA :  Bandara Ngurah Rai Tambah Fasilitas Rapid Test Antigen

“Hal ini untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi tamu yang datang, tinggal, dan beraktivitas di kawasan,” ujar Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita.

Penerapan Prokes bagi pengunjung dilakukan sejak kedatangan berupa pemeriksaan kartu identitas, booking confirmation, atau permit letter untuk dapat masuk dalam kawasan, dilanjutkan dengan pemeriksaan suhu tubuh di masing-masing hotel dan fasilitas. Selain kewajiban penggunaan masker bagi seluruh pengunjung saat beraktivitas di dalam kawasan, ITDC juga memastikan pelaksanaan physical distancing berupa penerapan crowd management dengan membatasi jumlah pengunjung di suatu lokasi atraksi wisata maksimal 25 orang serta penerapan Queue and Interaction Management dengan mengatur jarak antrian pengunjung sehingga dapat mencegah penumpukan pengunjung.

BACA JUGA :  Galang Donasi, Handmad Bali Gabung Solidaritas Bali Peduli NTT

Untuk transaksi wisatawan diseluruh area The Nusa Dua, diterapkan sistem cashless berupa penggunaan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sehingga mengurangi interaksi melalui sentuhan. Saat meninggalkan kawasan, pengunjung akan mengikuti serangkaian pemeriksaan berupa pengukuran suhu tubuh saat check out di hotel, penggunaan masker serta jumlah penumpang dalam kendaraan untuk memastikan penerapan physical distancing.

“Sebagai upaya mitigasi, The Nusa Dua menyediakan layanan kesehatan dengan tenaga medis yang memadai dari BIMC Siloam Nusa Dua bekerjasama dengan seluruh hotel dan fasilitas di dalam kawasan untuk menangani wisatawan baik yang terindikasi maupun kondisi emergency terpapar Covid-19. Saat ini, BIMC Siloam Nusa Dua menyediakan layanan Test Covid-19 Drive-Thru and Mobile Services khusus untuk pengunjung atau wisatawan yang menginap di kawasan The Nusa Dua,” tambah Ardita.

BACA JUGA :  Infrastruktur Siap, PLN Ajak Masyarakat Bali Gunakan Kendaraan Listrik

Seluruh tenant yang beroperasi di kawasan The Nusa Dua saat ini telah memperoleh sertifikasi CHSE dan seluruh pekerja di dalam kawasan beserta masyarakat desa penyangga The Nusa Dua telah menyelesaikan program vaksinasi. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kepercayaan diri wisatawan untuk berkunjung ke The Nusa Dua dan berwisata dalam travel corridor yang aman dan tersertifikasi, sehingga dengan mulai adanya kunjungan ini okupansi (tingkat hunian) kawasan dapat terjaga. (igp/r)

Related Posts