July 30, 2021
BALI

TMMD Kodim 1617 Jembrana Fokus Kerjakan Cor Rabat Jalan

LiterasiPost.com, Jembrana –
Pembangunan sasaran fisik TMMD ke-110 Kodim 1617 Jembrana terus berlanjut dikerjakan oleh Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD bersama warga.

Dalam mengerjakan sasaran fisik tersebut personel Satgas dibagi dalam beberapa titik sasaran di antaranya perabatan jalan beton dan melanjutkan pembuatan senderan saluran air, Rabu (10/3/2021).

Dijelaskan oleh Komandan SSK TMMD Kapten Chb Drs Karyanto, saat ini personel Satgas mulai fokus bekerja pada pengecoran rabat beton.

BACA JUGA :  Kapolda Bali Hadiri Penandatanganan Kesepakatan "Sipandu Beradat"

“Untuk memaksimalkan hasil kerja personel dibagi dalam beberapa kelompok tugas mulai dari penyiapan material, penyiapan bahan adonan maupun pada titik pengecoran,” ungkapnya.

Selain fokus pada pengecoran rabat beton, beberapa anggota diperintahkan untuk melanjutkan pembuatan senderan saluran air.

Terkait dengan kondisi cuaca saat ini dimana pada lokasi sasaran fisik intensitas hujan cukup tinggi. Menurut Kapten Karyanto hal tersebut memang menjadi kendala yang harus diantisipasi. Dirinya mengakui hujan turun hampir setiap sore hari untuk itu Kapten Karyanto meminta kepada personel Satgas agar memaksimalkan pekerjaan dari pagi sampai siang.

BACA JUGA :  Besok, Tradisi Ngrebong di Kesiman Digelar

“Setiap sore cuaca kurang bersahabat untuk itu saya meminta anggota Satgas untuk memaksimalkan pekerjaan saat cuaca cerah, karena ketika hujan turun pengecoran tentunya akan dihentikan sementara,” jelasnya.

Meskipun kondisi jalan sulit untuk dilalui oleh kendaraan karena kondisi becek dan berlumpur lanjut Kapten Karyanto, distribusi material tetap dilakukan dengan cara dilangsir menggunakan kendaraan semi off road yang telah dimodifikasi. Hal tersebut guna menjamin ketersediaan material pada titik sasaran.

BACA JUGA :  Pokdarkamtibmas Bhayangkara Daerah Bali Kutuk Aksi Bom di Makassar

“Selain menggunakan mobil semi off road, pendistribusian material juga dilakukan oleh anggota Satgas dengan menggunakan alat yang tersedia seperti arco, tujuannya agar saat pengecoran bahan adonan tidak terputus,” sebut Kapten Karyanto. (igp/r)

Related Posts