January 31, 2026
HUKUM & KRIMINAL

Jelang KTT G20, Imigrasi Ngurah Rai Siagakan 10 Mobile Unit

LITERASIPOST.COM, BADUNG | Menjelang pelaksanaan presidensi KTT G20 yang akan berlangsung pada 15-16 November di Bali, pelayanan Keimigrasian di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah siap menyambut datangnya para delegasi bertempat di TPI Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (24/10/2022). Dikatakan, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai telah menyiapkan 3 konter khusus delegasi G20 yang terpisah dengan pemeriksaan reguler.

“Kami sudah menyiapkan tiga konter Imigrasi khusus untuk para delegasi di Terminal Kedatangan Internasional, dimana satu konter berisi empat petugas, sehingga terdapat total 12 petugas pada konter khusus tersebut,” terang Kakanwil Kemenkumham Bali, Anggiat Napitupulu.

BACA JUGA :  Amankan WWF ke-10 di Bali, Polri akan Kerahkan 5.000 Lebih Personel

Dijelaskan, untuk pemeriksaan keimigrasian terhadap delegasi terdapat empat jalur pemeriksaan yaitu :
1. Terminal VVIP dimana pelayanan keimigrasian bagi Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan
2. Terminal VIP, Pelayanan bagi Menteri atau sekelas Menteri dan Direktur Jenderal atau sekelas Eselon I
3. Terminal GAT (General Aviation Terminal)
4. Terminal Kedatangan Internasional

“Kami sudah lakukan mapping dan plotting terhadap pegawai yang akan bertugas, termasuk menyiapkan Mobile Unit yang digunakan untuk pemeriksaan keimigrasian mengingat kesibukan atau kepadatan pesawat yang akan datang pada saat itu”, tambah Anggiat Napitupulu.

BACA JUGA :  Madyapadma SMAN 3 Denpasar Gelar Puncak Presslist 14

Terkait dengan pengoperasian Mobile Unit, Anggiat menjelaskan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebelumnya hanya memiliki 1 Mobile Unit yang digunakan pada saat kondisi-kondisi Force Majeur. Dengan adanya KTT G20 ini, Kantor Imigrasi Ngurah Rai mendapatkan tambahan sebanyak 9 Mobile Unit sehingga terdapat total 10 Mobile Unit.

“Mobile Unit ini kami manfaatkan untuk percepatan layanan kepada delegasi G20 agar tidak terjadi penumpukan antrian di bandara. Selanjutnya pasca pelaksanaan KTT G20, Mobile Unit ini akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan bagi WNA yang datang ke Bali. Karena kami yakin pasca G20 jumlah WNA yang akan datang ke Bali akan menyamai masa-masa sebelum pandemi,” tutup Anggiat Napitupulu. (igp/r)

Related Posts