January 30, 2026
PENDIDIKAN

Bahas Peluang Kerja Sama, Konjen Jepang Sambangi ITB STIKOM Bali

LITERASIPOST.COM – DENPASAR | Konsul Jenderal Jepang di Denpasar, Miyakawa Katsutoshi didampingi istrinya melakukan kunjungan ke kampus pusat ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar, Rabu (31/7/2024). Kedatangannya disambut oleh Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti (menaungi ITB STIKOM Bali), Prof I Made Bandem beserta Ny. Suasti Bandem dan Rektor ITB STIKOM Bali, Dr Dadang Hermawan serta staf kehumasan.

Miyakawa menyampaikan bahwa dirinya baru menjabat Konsul Jenderal Jepang di Denpasar sejak pertengahan Mei 2024. Sebagai perkenalan, dia melakukan silahturahmi atau mengunjungi tokoh-tokoh di Bali termasuk tokoh pendidikan dan budaya, salah satunya Prof Bandem. Menurutnya, Prof Bandem sudah banyak berkecimpung di bidang pendidikan, seni dan pertukaran budaya, bahkan pernah menerima Bintang dari Kaisar Jepang pada tahun 2019.

BACA JUGA :  FH Unud Raih Juara 1 National Moot Court Competition di Semarang

“Jadi saya melakukan kunjungan kehormatan ke sini, banyak hal yang kami bincangkan seputar pendidikan dan kesenian, apa yang penting tentang pendidikan generasi muda di Indonesia maupun Jepang, kita harus mempererat hubungan ini,” ungkap Miyakawa yang cukup fasih berbahasa Indonesia.

Disinggung soal bentuk kongkret kerja sama yang diharapkan, Miyakawa mengatakan belum ada karena kunjungan ini sifatnya hanya silahturahmi. Dia pun mengaku senang karena di Bali banyak bertumbuh komunitas anak muda pecinta budaya Jepang. Hal ini sangat bagus untuk mempererat hubungan budaya antara Bali khususnya dan Jepang.

“Saya bisa saja menjadi Lecture atau dosen tamu di kampus, saya siap, tapi pertukaran budaya dan mahasiswa antara Indonesia (Bali) dan Jepang juga sangat terbuka,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Momentum HUT ke-1, Solia Legian Bali Hotel Kuatkan Budaya Organisasi

Rektor ITB STIKOM Bali, Dr Dadang Hermawan menyampaikan bahwa ITB STIKOM Bali telah lama berkomunikasi atau berelasi baik dengan pihak Jepang khususnya Konjen Jepang, seperti ikut serta pada Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang, ada juga Japan Community of STIKOM (JCOS) beranggotakan 300 mahasiswa yang senang dengan budaya bahasa Jepang dan mungkin mereka berkeinginan ke Jepang.

“Kami melaporkan ke Konjen bahwa mahasiswa kami sudah banyak yang magang di Jepang, ada sekitar 60 sampai 75 mahasiswa di antara 550 sampai 600 mahasiswa yang sudah terkirim ke sana. Ternyata banyak yang balik lagi ke sana, jadi setelah mereka magang lalu balik ke sini untuk wisuda dan balik lagi ke Jepang untuk bekerja. Nah itu kebahagiaan buat kami,” ucap Dadang. (IGP)

Related Posts