January 31, 2026
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Hadapi Musim Hujan dan Cuaca Ekstrem, Dispar Bali Keluarkan Imbauan Keamanan Wisata

LITERASIPOST.COM – DENPASAR | Pasca cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bali pada Rabu (10/9) hingga mengakibatkan banjir parah di beberapa titik serta menghadapi musim hujan yang akan datang, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali mengeluarkan imbauan kepada pengelola daya tarik wisata (DTW) dan biro perjalanan wisata (BPW).

Ada 4 imbauan penting yang disampaikan oleh Kepala Dispar Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, yaitu :

BACA JUGA :  Go Digital, 15 Mall di Bali Gunakan QRIS

1. Kepada seluruh pengelola DTW khususnya DTW Alam agar mempersiapkan seluruh sumber daya yang dimiliki dalam rangka mitigasi bencana, serta melaksanakan SOP dengan benar, sehingga hal-hal yang tidak diharapkan bisa dicegah atau diminimalisir. Seperti melakukan penataan pohon di lingkungan DTW untuk menghindari terjadinya pohon tumbang akibat hujan, membersihkan semua saluran drainase untuk mencegah banjir, memasang media-media informasi di area DTW sehingga wisatawan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dan lain-lain.

2. Kepada seluruh pengelola aktivitas wisata, khususnya wisata yang berhubungan langsung dengan alam seperti wisata petualangan (mendaki, tracking, hiking, cycling), wisata air (arung jeram, selam, snorkeling, mancing dan wisata air lainnya), dan wisata udara (paragliding, paralayang) agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dengan rutin memantau perkiraan cuaca dari BMKG dan menginformasikan kepada wisatawan kapan bisa beraktivitas dan kapan tidak.

3. Kepada seluruh pengelola BPW, pengelola akomodasi, agar selalu memberikan informasi kepada wisatawan tentang hal-hal yang mesti dilakukan jika berwisata di Bali pada musim hujan, dengan rutin memantau perkiraan cuaca dari BMKG.

4. Kepada seluruh wisatawan yang berwisata di Bali selama musim hujan, agar mematuhi segala aturan yang ada, baik yang dikeluarkan oleh pemerintah, di tempat menginap, maupun di tempat wisata. Selalu waspada dan berhati hati jika melakukan wisata, mempersiapkan segala perlengkapan agar tidak basah jika hujan serta selalu mengajak pemandu yang profesional. 

BACA JUGA :  BEM-KM FAPET UNUD Gelar Sosialisasi Reproduksi Ternak dan Inseminasi Buatan pada Ternak Sapi dan Babi di Desa Babahan

“Saya yakin, jika semua pihak sudah menjalankan tanggung jawabnya dengan baik, mentaati segala aturan yang ada, semua akan baik-baik saja. Akan tetapi, kita harus mempersiapkan dari sekarang sebelum musim hujan mencapai puncaknya. Seperti pepatah, sedia payung sebelum hujan”, tegas Sumarajaya. (L’Post/r)

Related Posts