Aman! Kuliner di PKB 2025 Bebas Bahan Berbahaya

LITERASIPOST.COM – DENPASAR | BBPOM di Denpasar bersama Dinas Koperasi UMKM dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali melaksanakan pengawasan di zona kuliner Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 – Taman Budaya Provinsi Bali, Senin (23/6).
Sebagaimana diketahui, sejumlah pedagang di ajang PKB ini telah melewati seleksi sebelumnya dan wajib memenuhi ketentuan. Panitia menetapkan bahwa kuliner yang disediakan adalah siap saji dan mengutamakan pangan lokal, tidak ada menggunakan plastik serta menjaga pangan tetap aman.
“Seleksi ketat telah kami lakukan, dan dengan tegas kami lakukan penertiban bagi pedagang yang tidak taat”, ungkap Dewa Purnama selaku panitia PKB.
Selanjutnya BBPOM melakukan sampling dan uji secara cepat terhadap sejumlah pangan siap saji menggunakan Rapid Test Kit. Dari 20 jenis sampel di antaranya sate cumi, sambal terasi, bumbu serombotan, gorengan, ketupat, es gula, saos, pepes ikan, pindang dan lainnya, dinyatakan semuanya memenuhi syarat alias tidak ada mengandung bahan berbahaya pada pangan.
“Semua negatif dan bebas Formalin, Rhodamin B, Metanil Yellow dan Borax. Jadi dapat disimpulkan makanan aman untuk dikonsumsi”, ucap Putu Ekayani selaku petugas dari BBPOM di Denpasar.
“Di area kuliner juga dijual produk-produk UMKM yang telah memiliki Nomor Izin Edar BPOM dan PIRT”, tambahnya.
BBPOM juga memberikan edukasi kepada para pedagang agar selalu menjaga keamanan pangan dengan memperhatikan higienitas dan sanitasi, menggunakan celemek, tutup kepala, masker, sarung tangan, penjepit, dan sejenisnya. Pedagang pun sudah melakukan komitmen ini sehingga dapat memasang stiker Komitmen Keamanan Pangan.
“Jadi, selamat mencoba makanan dan minuman yang aman di area kuliner Pesta Kesenian Bali. Kembangkan pangan lokal untuk Bali Bangkit”, tutup Ekayani. (L’Post/r)














