January 31, 2026
GAYA HIDUP & TEKNOLOGI

“Be My Vale{NFT}ine”, Edukasi Soal NFT Kolaborasi Kembali Innovation Hub dan Tiga Token Digital

LITERASIPOST.COM, KUTA | Sejak viralnya Ghozali Everyday, masyarakat menjadi semakin penasaran dan ingin mengetahui tentang NFT (Non Fungible Token). Namun, hal ini juga disalahgunakan oleh masyarakat yang belum memahami NFT dan menganggap fenomena Ghozali tersebut adalah jalan yang mudah untuk menambah pendapatan.

Untuk itu, Kembali Innovation Hub sebagai salah satu pembangun ekosistem di Bali bekerjasama dengan Tiga Token Digital membuat program kolaborasi bertepatan dengan Hari Kasih Sayang (Valentine) dengan judul “Be My Vale{NFT}ine” pada 13-14 Februari 2022 di Kembali Innovation Hub, Jl. Sunset Road, Kuta. Diharapkan melalui program ini masyarakat dapat mengenal apa itu NFT. Bukan hanya para seniman digital yang dapat memanfaatkan teknologi NFT ini, karena faktanya NFT bisa merambah ke berbagai bidang, contohnya Ticketing. Jika biasanya tiket yang kita beli akan kita buang karena dianggap tidak berguna, lain halnya dengan tiket NFT ini, dimana kita bisa menjualnya lagi sebagai aset NFT.

BACA JUGA :  Kolaborasi OJK dan UNUD Lewat KKN Literasi dan Inklusi Keuangan

“Kami berharap, sistem tiket NFT ini dapat menjadi masa depan sistem ticketing di Indonesia, dan menjadi pelopor NFT tiket pertama di indonesia,” ucap CEO Tiga Token Digital, Jimmi Saputra.

Dalam acara ini juga turut mengundang Ghozali Everyday sebagai salah satu guest star yang membuat NFT di Indonesia lebih dikenal. Di samping itu juga beberapa seniman yang karyanya dipajang pada saat exhibition.

BACA JUGA :  OJK Terbitkan Aturan Pembiayaan Transaksi Efek dan Short Selling

“Dengan adanya kolaborasi ini, semoga dapat membuka pandangan seluruh pihak di Indonesia terutama, tentang peluang NFT dan juga Blockchain ke depannya,” tutup Bagus Oka Bayusutha selaku Pimpinan Kembali Innovation Hub pada saat press event, Senin (14/2/2022).

Adapun seniman/artis yang terlibat dalam exhibition, yaitu:
1. Akhtar Jibran (@tar.t.draw)
Aliran: Character Digital Painting
2. Yesyurum Erlangga (@yesyurunerl)
Aliran: Pop Art
3. Arya Viguna (@goodoh.va)
Aliran : Kolase Digital
4. Indra Prastika (@tobxtobi)
Aliran: Surealisme
5. Eka Umawan (@satum_01)
Aliran: Kombinasi dari style grafiti dan tato yang diterapkan pada seni digital

Penjelasan contoh penerapan NFT oleh staf Kembali Innovation Hub. (Foto: igp)

6. Vinna Salyana (@vinxin)
Aliran: Digital Painting
7. Putra Cahyadi (@putracahyadi___)
Style: Fantasy Colorful
8. Debi K (@debi_k)
Aliran: Ekspresionisme
9. Nanapartha (@nanapartha)
Aliran: Surealisme
10. Divabhawana (@divabhwn)
Aliran: 3D Art Render Surealis
(igp/r)

Related Posts