January 31, 2026
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Didukung Banyak Event, Tingkat Hunian Hotel The Nusa Dua di Atas 60 Persen

LITERASIPOST.COM, NUSA DUA | Selama triwulan III tahun 2022, occupancy rate (tingkat hunian) hotel di kawasan The Nusa Dua, Bali,  terjaga di atas 60%. Tingkat hunian selama Juli-September 2022 rata-rata 64,75% dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 189.520 orang. Angka-angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu hanya rata-rata 24,3% dengan kunjungan wisatawan sebanyak 28.590 orang.

Kunjungan wisatawan yang didominasi oleh wisatawan asing tumbuh sebesar 563%. Daerah Tujuan Wisata (DTW) Water Blow Peninsula yang merupakan salah satu spot wisata alam di The Nusa Dua, pada periode Juli-September 2022 mencatatkan kunjungan wisatawan lebih dari 17 ribu orang.

BACA JUGA :  "STHALA Ubud Village Jazz Festival 2024" Tampilkan Ratusan Musisi pada 2-3 Agustus

“Selama tiga bulan terakhir The Nusa Dua mencatat tingkat hunian rata-rata di atas 60 persen yang didorong oleh peningkatan frekuensi penyelenggaraan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) tingkat nasional dan internasional serta kegiatan kepariwisataan lainnya di Bali, khususnya di kawasan The Nusa Dua,” ujar General Manager The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita.

Dalam beberapa bulan ke depan, sejumlah event telah terjadwal akan berlangsung di kawasan The Nusa Dua, di antaranya rangkaian G20, B20, KTT Archipelago and Island State Forum (AIS) serta event musik Nowplayingfest pada November 2022, serta 14th Esport World dan Bali Democracy Forum (BDF) pada Desember 2022.

BACA JUGA :  Dukung PON di Papua, PLN Gelontor Rp313 Miliar dan Siagakan 1.574 Personel

“Kami optimis tingkat okupansi pada Triwulan IV mampu terjaga di atas 50% dengan padatnya agenda event yang akan berlangsung. Kami pastikan kawasan The Nusa Dua selalu menjaga pelayanan serta bersiap menyambut perhelatan KTT G20. Kami berharap peningkatan kegiatan pariwisata di The Nusa Dua dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat Bali secara umum,” tutup Ngurah Ardita. (igp/r)

Related Posts