Kegusaran Tatkala Pandemi, OPX Luncurkan Mini Album “Sarkas”

LITERASIPOST.COM, DENPASAR | OPX memperkenalkan mini albumnya yang bertajuk “Sarkas” melalui konferensi pers di Warung Kubu Kopi, Denpasar, Kamis (12/5/2022).
“Kegusaran pada segala pengkhianatan, kemunafikan, dan kepalsuan untuk pemuasan ego pribadi dan kelompoklah yang mendorong lahirnya mini album Sarkas ini,” ungkap OPX.
Dikemas ketat dalam sound yang “berat”, bersandar erat pada kekuatan beat drum, chord, dan notasi yang cenderung “gelap”. Nuansanya begitu suram, nyaris tak ada rasa ceria di album solo perdana OPX ini. Sebab itu sia-sia, percuma, dan yang tak percuma adalah usaha OPX untuk lepas dari bayang-bayang The Wheels, band classic rock lawas yang pernah ia garis depani.
Di Sarkas ini OPX mencoba jujur, menjadi dirinya, memainkan apa yang paling pas baginya pribadi. Maka dari itu ia mengusung genre grunge 90-an, memainkan seattle sound, berkendara trans pacific northwest, dan berpelesir di jam in chains garden.
Demi melengkapi misi angsty heavy rock solonya ini, ia mengajak serta Gilang Apristian, Davie “Modjorido”, Opop “Zealous”, Jitro Stephen, Laksmana “Kausa”, Febry “Konfliksion”, Dwi “Soulsick”, Franky Sadikin, Riffy Putri, Diana Rosa, serta tetap melibatkan beberapa karib lamanya di The Wheels, yakni Chali dan Vico.
“Agar publik bisa menerima karya musik ini dan maksud pesan yang disampaikan, juga ingin menampilkan sisi lain dari saya sebagai penyanyi rock yang lahir di era grunge tahun 90-an. Suatu karya musik yang murni asli keluar dari cara berpikir dan bertutur saya sebagai seniman,” demikian ungkap OPX saat ditanya harapan dari album solo perdananya inl.
“Semoga Sarkas bisa menjadi pendamping kalian semua menjalani pandemi yang bahkan telah masuk tahun ketiga, Sarkas bisa menjadi elemen penguat dalam menghadapi ghibah kebisingan dan histeria massa, riuh simpang-siur informasi, dan rupa-rupa manuver kedengkian dilingkup sosial terdekat – keluarga, kolega, kaum kerabat,” pungkasnya. (igp)














