February 1, 2026
POLITIK & INSTANSI

Koster Tegaskan World Beach Games 2023 Dibatalkan Panitia Pusat, Bukan Pemprov Bali

LITERASIPOST.COM, DENPASAR |  Pemberitaan yang menyebutkan Bali mundur sebagai tuan rumah World Beach Games (WBG) 2023 dan disebut-sebut Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Gubernur Bali sebagai penanggungjawab, tidaklah benar.

Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan bahwa Bali tidak ditunjuk menjadi penyelenggara WBG. Yang menjadi penyelenggara adalah Panitia Pusat, dalam hal ini Association Of National Olympic Committees (ANOC), dan anggarannya bersumber dari Pemerintah Pusat.

BACA JUGA :  Atasi Defisit APBD Badung, Fraksi Gerindra Tawarkan Strategi Jitu

“Jadi, yang bertanggungjawab dalam penyelenggaraan dan penyediaan anggaran World Beach Games 2023 adalah Panitia Pusat dan Pemerintah Pusat,” ungkap Gubernur Koster melalui siaran pers.

Dikatakan, Bali hanya diminta menjadi tempat pelaksanaan WBG pada 5-12 Agustus 2023 dan Pemerintah Provinsi Bali siap menjadi tempat pelaksanaan WBG 2023. “Sekali lagi, yang membatalkan atau mundur menjadi penyelenggara WBG adalah Panitia Pusat, bukan Pemerintah Provinsi Bali, karena bukan kewenangan Pemerintah Provinsi Bali,” tegasnya.

BACA JUGA :  Diawali "Bar Take Over", Soley Bar Siap Rangkul Musisi Lokal Bali

Begitu membaca berita dibatalkannya Bali sebagai tempat pelaksanaan WBG 2023, Gubernur Koster langsung mengontak Ketua Panitia Pusat NOC WBG 2023, Raja Sapta Oktohari. Disampaikan oleh Raja Sapta bahwa dibatalkannya pelaksanaan WBG 2023 karena sampai saat ini Panitia Pusat belum mendapat alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat, sehingga dengan waktu tinggal 1 bulan tidak mungkin WBG bisa dilaksanakan.

Gubernur Koster menyebutkan dibatalkannya BWG di Bali tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) di Bali. Justru saat ini kunjungan Wisman ke Bali terus mengalami peningkatan. Data 4 Juli 2023, jumlah kunjungan Wisman ke Bali mencapai 18.155 orang per hari. Angka ini sudah di atas dari jumlah tahun 2019 sebelum terjadi Pandemi COVID-19, yaitu jumlah kunjungan Wisman mencapai 17.500 orang per hari. (igp/r)

Related Posts