OJK Regional 8 Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Edukasi di Nusa Penida

LiterasiPost.com, Klungkung | Dalam rangka mempercepat terbentuknya herd immunity di Bali, OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung mengadakan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada 14-16 September 2021 lalu.
Vaksinasi dilaksanakan di 6 desa di Pulau Nusa Gede (Nusa Penida) yaitu Desa Batukandik, Desa Tanglad, Desa Sakti, Desa Suana, Desa Randeng, dan Desa Kutampi. Masyarakat begitu antusias mengikuti vaksinasi disertai edukasi keuangan yang dilaksanakan oleh OJK. Dalam edukasi, peserta vaksinasi dijelaskan tentang OJK, waspada investasi dan pinjaman online ilegal, serta aplikasi portal perlindungan konsumen.
Kegiatan vaksinasi juga dirangkai dengan pembagian paket sembako berupa 4kg beras dengan total lebih dari 5 ton beras kepada seluruh peserta vaksinasi dan tenaga kesehatan yang berjumlah 1.255 orang. Acara sosial ini merupakan kerjasama OJK regional 8 Bali dan Nusa Tenggara bersama PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Denpasar.
Turut memantau pelaksanaan vaksinasi pada 16 September 2021 di Dusun Bayuh, Desa Kutampi, yakni Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Giri Tribroto bersama Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Vice President, Deputy Bisnis Area Denpasar PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, Suwarno.
Dalam pertemuan Kepala OJK dan Bupati Klungkung di Kantor Kecamatan Nusa Penida, Kepala OJK dan Bupati Klungkung berdiskusi tentang kondisi pariwisata dan ekonomi di Kecamatan Nusa Penida yang diharapkan nantinya akan ditindaklanjuti melalui implementasi program-program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Klungkung.
Giri Tribroto mengatakan OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara secara aktif turut melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Bali. Lebih dari 26.000 masyarakat di Bali yang divaksin melalui program sentra vaksin OJK di 9 kabupaten/kota yang menyasar pegawai industri jasa keuangan, masyarakat umum, ibu hamil, dan disabilitas.
“Kami berharap dengan terciptanya herd immunity di Bali, maka kasus Covid-19 dapat ditekan sehingga pariwisata dan perekonomian masyarakat kembali pulih,” ungkap Giri Tribroto. (igp/r)














