Pelaku Usaha Tetap Setia dalam Gerakan Bersih-bersih Pantai Secara Berkelanjutan

LITERASIPOST.COM – LEGIAN | Gerakan Beach Clean Up atau bersih-bersih pantai di Pantai Legian, Kabupaten Badung, Bali, dilaksanakan secara rutin dalam upaya untuk menciptakan ekosistem dan kebiasaan bagi para pelaku usaha dan masyarakat sehingga semakin sadar bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Demikian ditegaskan I Wayan Puspa Negara selaku penggagas gerakan saat kegiatan Beach Clean Up, Jumat (10/10).
Ia menegaskan bahwa persoalan sampah belum terselesaikan sampai detik ini. Di sisi lain, di destinasi juga senantiasa ada sampah yang bertebaran setiap hari.
“Oleh karena itu, kami bersama komunitas Bumi Kita dan pelaku usaha tergerak untuk tetap secara kontinyu melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai setiap hari Jumat pagi untuk membiasakan atau menciptakan habit, sekaligus memberikan keteladanan kepada masyarakat dan wisatawan karena mereka tidak hanya datang ke sini untuk berkunjung dan menghasilkan sampah tetapi kita harapkan mereka juga terlibat dalam gerakan bersih-bersih baik secara individual maupun berkelompok”, ujar Puspa Negara.
“Sekecil apapun yang dia lakukan itu akan menjadi penting”, tegasnya.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung ini menjelaskan, secara statistik jumlah wisatawan khususnya wisawatan mancanegara yang berkunjung ke destinasi ini (Pantai Legian) dalam 6 bulan pertama mencapai 4,6 juta orang. Kondisi itu pasti menghasilkan sampah.
“Makanya kita berharap juga kepada wisatawan untuk sadar bahwa sampah itu harus diperlakukan dengan bijak, misalnya tidak membuang sembarangan karena sudah ada tempat sampah yang disiapkan”, ungkapnya.
Beach Clean Up dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan, apalagi akan menghadapi musim angin barat atau West Monsoon. Kegiatan ini menjadi warming up untuk persiapan menghadapi musim tersebut karena dipastikan terjadi bencana sampah (sampah kiriman) dari tengah laut ke tepi pantai yang bisa mencapai 70 sampai 100 ton setiap hari.
“Kegiatan bersih-bersih ini harus dibiasakan, jika kebiasaan ini tercipta maka akan menjadi mudah buat kita untuk menjaga pantai ini tetap bersih, sehat dan asri”, tutup Puspa Negara. (L’Post)














