PLN Terangi 21 Keluarga Kurang Mampu di Bali

LITERASIPOST.COM – DENPASAR | PLN kembali menyalakan harapan bagi masyarakat prasejahtera di Bali. Melalui program Light Up The Dream (LUTD) 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali menghadirkan sambungan listrik baru bagi 21 keluarga kurang mampu yang tersebar di Kabupaten Karangasem, Buleleng, dan Tabanan.
Program yang sepenuhnya dibiayai dari donasi pegawai PLN ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus gotong royong insan PLN di seluruh Indonesia untuk mewujudkan keadilan energi.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan bahwa LUTD tidak sekadar menghadirkan listrik, tetapi juga membuka peluang baru bagi kehidupan masyarakat.
“Program LUTD adalah wujud nyata kepedulian dan gotong royong seluruh insan PLN, dari ujung barat hingga timur Indonesia, untuk memastikan tidak ada lagi saudara kita yang masih hidup dalam gelap. Listrik yang kami sambungkan hari ini lebih dari sekadar instalasi teknis, ini adalah sambungan harapan untuk pendidikan anak yang lebih baik, untuk peningkatan ekonomi keluarga, dan untuk percepatan pemerataan pembangunan. Ini adalah komitmen kami mewujudkan Indonesia Bersatu dan Berdaulat di bidang energi,” ujarnya.
Penyalaan serentak program LUTD 2025 dipusatkan di rumah I Wayan Suda, warga Banjar Kedampal, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, yang rumahnya sempat rusak akibat bencana angin kencang. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Eric Rossi Priyo Nugroho bersama jajaran PLN UID Bali dan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Karangasem.
Selain di Karangasem, PLN juga menyalurkan listrik kepada delapan keluarga prasejahtera di Kabupaten Buleleng, salah satunya I Wayan Nadi dari Banjar Sukadarma, Desa Tejakula, yang sebelumnya hanya mengandalkan listrik mandiri. Acara penyalaan di Buleleng turut dihadiri Camat Tejakula, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Di Kabupaten Tabanan, lima keluarga kini bisa menikmati listrik mandiri, termasuk I Putu Sumadi, warga Banjar Dinas Beniti, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan. Selama ini ia hanya menyalur listrik dari tetangga, namun melalui program LUTD kini ia memiliki sambungan resmi dan meteran sendiri. Penyalaan di Tabanan disaksikan oleh Camat Pupuan, Kepala Desa Belimbing, serta para kepala lingkungan.
Sejak diluncurkan pada 2019, program LUTD telah membantu ribuan keluarga di seluruh Indonesia. Di Bali, penyalaan serentak tahun ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 dengan semangat Terangi Negeri, Wujudkan Indonesia Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, dan Indonesia Maju. Dengan menyalakan listrik di tiga kabupaten sekaligus, PLN UID Bali meneguhkan komitmennya menghadirkan energi yang adil, merata, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. (L’Post/r)














