January 31, 2026
PENDIDIKAN

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, FMIPA UNUD Gelar Workshop Penyusunan RPS Berbasis OBE

LITERASIPOST.COM, JIMBARAN | Untuk mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) dan memperkuat kualitas pendidikan di lingkungan Universitas Udayana (UNUD) pada umumnya dan FMIPA pada khususnya, FMIPA UNUD mengadakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran (RPS) Berbasis OBE, Kamis (27/1/2022). Workshop menghadirkan narasumber Dr. Ir. Syamsul Arifin, MT, salah satu dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya yang juga merupakan Tim Ahli Kurikulum (akademik, vokasi, profesi, dan LPTK) Direktorat pembelajaran Kemendikbudristek.

Workshop yang dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi, Tim UP3M secara luring, UPIKS dan dihadiri oleh seluruh staf dosen di lingkungan FMIPA UNUD ini diselenggarakan secara hybrid (luring dan daring) dari ruang sidang Fakultas MIPA dan dari kediaman dosen masing-masing.

BACA JUGA :  Fakultas Pertanian UNUD Dorong Mahasiswa Juarai Kompetisi Wirausaha Muda Nasional

Dalam sambutannya Dekan FMIPA UNUD, Dra. Ni Luh Watiniasih, M.Sc, Ph.D berharap melalui Workshop ini agar materi yang disampaikan oleh narasumber dapat memacu seluruh dosen FMIPA untuk membuat desain pembelajaran yang diimplementasikan dalam RPS dan benar-benar berbasis OBE, meskipun mungkin ada sebagian dosen yang sudah mengadopsi RPS berbasis OBE.

Dikatakan, bahwa salah satu IKU universitas adalah minimal 50% mata kuliah mengimplementasikan metode pembelajaran case based learning (CBL) dan project based learning (PBL). Sehingga workshop ini tentunya menjadi sangat penting tidak saja untuk meningkatkan keberhasilan mahasiswa, namun juga sebagai salah satu pendukung kinerja universitas.

“Saya berharap kepada seluruh peserta dapat mengikuti workshop dengan baik dan segera mengupdate RPS-nya agar menjadi RPS berbasis OBE (CBL-PBL),” ucapnya.

BACA JUGA :  Prodi Biologi dan CIFOR Tanam Bibit Malapari Pomangia Pinnata di Kawasan Hutan Kemitraan Kintamani

Dalam paparannya Dr. Ir. Syamsul Arifin menjelaskan tiga hal utama yaitu: (1) bagaimana perspektif case based learning dan project based learning jika dilihat dari pendekatan teoritis, (2) bagaimana CBL dan PBL ini diatur dalam keputusan menteri yang mengatur mengenai Indikator Kinerja Utama (IKU) ke-7 yang menyatakan prosentase mata kuliah S1 dan D4/D3/D2 yang menggunakan metode pembelajaran pemecahan kasus (case method) atau pembelajaran kelompok berbasis proyek (team-based project) sebagai sebagian bobot evaluasi (50%) sehingga dengan adanya acuan ini dosen-dosen bisa menysusun RPS berbasis OBE seperti yang diinginkan dalam Keputusan Menteri tersebut, serta (3) memberikan contoh bagaimana RPS berbasis OBE.

“Capaian yang diinginkan setelah mengikuti workhshop ini adalah dosen-dosen di lingkungan FMIPA UNUD mampu merancang pembelajaran inovasi dan menyusun RPS Blended sesuai dengan Standar Nasional (SN) Dikti dan dengan pendekatan OBE,” paparnya.

BACA JUGA :  Sinergi KUI UNUD dan FPAR Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Ternama Inggris

Ditambahkan, dalam menyusun perkuliahan berbasis OBE, dosen-dosen dapat menggunakan rujukan UU No.12 Tahun 2012 tentang Sistem Pendidikan Tinggi; Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang SN Dikti; Kepmendikbud No. 3/M/2021 tentang IKU; Panduan Penyusunan KPT di Era Industri 4.0 untuk Mendukung MBKM, Belmawa Dikti; serta Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Belmawa Dikti, 2020. Sehingga dosen-dosen tidak lagi mengalami kebingungan dalam mencari acuan pelaksanaan perkuliahan berbasis OBE.

Arifin menyampaikan untuk dapat mengimplementasikan RPS berbasis OBE tersebut, terdapat enam langkah untuk membuat RPS yang baik, yaitu mulai dari desain pembelajaran; ketahui terlebih dahulu kemampuan apa yg hendak dicapai (CPL); jabarkan secara selaras kemampuan (CPL) tersebut dalam aktivitas belajar, bagaimana belajar, dan penilaian; kembangkan strategi pembelajaran sesuai standar minimal SN-Dikti; buatlah tabulasi RPS yang terstruktur dan sistematis sehingga mudah dibaca dan digunakan; serta lakukan evaluasi tiap akhir semester untuk perbaikan yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Polda Bali Tegaskan Perlindungan Pejalan Kaki dalam Operasi Zebra 2025

Workshop yang dimoderatori oleh Dr. Drs. I Gusti Agung Gede Bawa, M.Si ini berlangsung dengan sangat menarik. Terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang dilemparkan oleh para dosen di lingkungan FMIPA UNUD pada sesi tanya jawab yang sangat ingin segera mengimplementasikan RPS berbasis OBE ini.

“Semoga apa yang telah disampaikan dapat memberikan perspektif yang lebih baik tentang bagaimana cara mengimplementasikan RPS berbasis OBE di mata kuliah yang diampu oleh dosen di lingkungan FMIPA UNUD,” pungkas Dekan. (igp/r)

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas575-Perkuat-Kualitas-Pendidikan-FMIPA-Selenggarakan-Workshop-Penyusunan-RPS-berbasis-OBE.html

Related Posts