TPID Tabanan Mantapkan Strategi Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

LITERASIPOST.COM – Tabanan | Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Bank Indonesia Bali menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tabanan dengan tema “Strategi Pengendalian Inflasi menjelang HBKN serta Memperkuat UMKM untuk Kedaulatan Pangan” pada 29 Oktober 2026.
Sinergi dan Keterlibatan Seluruh Pihak
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, menekankan pentingnya sinergi dan keterlibatan seluruh pihak dalam mengendalikan inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan. Beliau juga menyoroti lima arah strategi pengendalian inflasi daerah, yaitu:
1. Penguatan TPID: kolaborasi Bank Indonesia, Perbekel, dan Bumdes untuk mengelola potensi ekonomi desa secara optimal.
2. Peningkatan kinerja satgas pangan: sinergi penegakan hukum dan pembangunan desa dengan pendampingan dari Kejati Bali.
3. Kemitraan strategis: antara Perumda Sanjayaning Singasana dan Lembaga Keuangan (BPD Bali).
4. Percepatan ketahanan pangan: lewat integrasi komoditas lokal.
5. Peningkatan kepercayaan publik: terhadap Bumdes melalui tata kelola yang profesional dan transparan.
Capaian Inflasi Kabupaten Tabanan
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda H. Panjaitan, menyampaikan bahwa inflasi Kabupaten Tabanan pada September 2025 tercatat sebesar 1,88% (yoy), masih berada dalam rentang target nasional 2,5% ±1% (yoy).
Tantangan dan Upaya
Beberapa tantangan yang dihadapi dalam pengendalian inflasi dan ketahanan pangan di Kabupaten Tabanan adalah:
▪️Alih fungsi lahan
▪️Inefisiensi rantai pasok pertanian
▪️Keterbatasan penggunaan teknologi alsintan modern
▪️Tingginya permintaan wisatawan
Untuk mengatasi tantangan tersebut, TPID Kabupaten Tabanan akan memperkuat koordinasi, memperbaiki sistem distribusi dan rantai pasok, serta meningkatkan kepercayaan konsumen.
Kerja Sama dan Langkah Nyata
Dalam HLM TPID Kabupaten Tabanan, dilakukan penandatanganan MOU antara Perbekel Se-Kabupaten Tabanan dengan Bupati Tabanan dan kerja sama pembiayaan dengan Perumda Sanjayaning Singasana dengan BPD Bali. Selain itu, juga diserahkan Bantuan Sarana dan Prasaran Pendukung Pertanian kepada Kelompok Tani.
Dengan langkah-langkah konkret ini, TPID Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan dari hulu ke hilir serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (L’Post/r)














