February 1, 2026
PENDIDIKAN

Potensi Ekstrak Kulit Batang Kayu Manis untuk Kendalikan Kadar Gula Darah Antarkan Anak Agung Bawa Putra Raih Doktor Ilmu Kedokteran

LITERASIPOST.COM, DENPASAR | Bertempat di ruang sidang Lt III, Gedung Pascasarjana Universitas Udayana, Denpasar, telah berlangsung ujian Promosi Doktor dengan kandidat promovendus Anak Agung Bawa Putra, S.Si., M.Si., yang mengangkat judul disertasi “Pengaruh Nano Kitosan-Tripolifosfat Ekstrak Kulit Batang Kayu Manis Terhadap Perubahan Malondialdehid, Superoksida Dismutase, dan Glutation Peroksidase Pada Tikus Wistar Hiperglikemia”. (28/7/2022)

Hiperglikemia berperan penting dalam pengembangan dan perkembangan komplikasi diabetes melitus melalui berbagai mekanisme, termasuk peningkatan stres oksidatif. Stres oksidatif berkembang ketika produksi radikal bebas yang diturunkan dari oksigen reaktif melebihi mekanisme pertahanan antioksidan sel sehingga terbentuk peroksida lipid dan rantai asam lemaknya akan terputus-putus menjadi malondialdehid serta terjadi penurunan aktivitas superoksida dismutase dan glutation peroksidase.

BACA JUGA :  OJK Adakan Evaluasi Kinerja dan Workshop Penilaian RBBR BPR/BPRS di Bali

Keterbatasan penggunaan ekstrak kasar dari tumbuhan obat secara per oral karena bioavailabilitasnya yang rendah sehingga efeknya sangat lambat. Pembuatan nano kitosan-tripolifosfat-ekstrak kulit batang kayu manis dengan metode gelasi ionik dapat diterapkan sebagai nano herbal untuk mengontrol gula darah tikus wistar hiperglikemia melalui pengamatan perubahan biomarker malondialdehid, superoksida dismutase, dan glutation peroksidasenya.

Hasil identifikasi determinasi dinyatakan bahwa sampel tumbuhan kayu manis termasuk jenis Cinnamomum burmanni Blume. Hasil uji fitokimia ekstrak kulit batang kayu manis menunjukkan positif mengandung polifenol, flavonoid, alkaloid, dan terpenoid.

BACA JUGA :  Strategi Tingkatkan Akreditasi, Pengelola Jurnal Agrotrop Studi Banding ke Jurnal Caraka Tani UNS

Karakterisasi nano kitosan-tripolifosfat-ekstrak kulit batang kayu manis teramati telah terjadi enkapsulasi zat aktif dari ekstrak kulit batang kayu manis pada kerangka nano kitosan-tripolifosfat dengan munculnya spektra yang mencirikan serapan gugus N-H, P-O, dan terjadi pergeseran serapan  untuk  gugus -OH, C-C, C=C, dan C-O. Karakterisasi potensial zeta dan ukuran partikel sangat mendukung nano kitosan-tripolifosfat-ekstrak kulit batang kayu manis sebagai sistem pengantar zat aktif dengan besaran potensial zeta -25,80 mV dan ukuran partikel 455,20 nm. 

Pemberian nano kitosan-tripolifosfat-ekstrak kulit batang kayu manis pada tikus hiperglikemia memberikan hasil untuk kadar gula darah dan kadar malondialdehid lebih rendah sedangkan kadar superoksida dismutase dan glutation peroksidase lebih tinggi dibandingkan kontrol.

Pengembangan ilmu baru (novelty) dari penelitian ini adalah modifikasi zat aktif dari ekstrak kulit batang kayu manis menjadi nanoekstrak berdiameter nanometer dengan nilai potensial zeta sebesar -25,80 mV dan ukuran partikel sebesar 455,2 nm dapat dimanfaatkan sebagai sistem pengantar zat aktif yang menyebabkan kadar gula darah dan malondialdehid lebih rendah serta kadar superoksida dismutase dan glutation peroksidase lebih tinggi dibandinkan kontrol pada tikus wistar yang hiperglikemia.

BACA JUGA :  BRI Gelar Perayaan HUT ke-129 dengan Semangat Kebersamaan

Implikasi hasil penelitian ini bahwa kandungan zat aktif dari ekstrak kulit batang kayu manis bekerja untuk menetralkan radikal bebas sehingga mencegah kerusakan oksidatif pada sebagian besar biomolekul dan memberikan perlindungan yang signifikan terhadap kerusakan oksidatif sehingga menurunkan malondialdehid dan meningkatkan superoksida dismutase dan gutation peroksidase.

Penelitian ini membuktikan bahwa zat aktif dari ekstrak kulit batang kayu manis yang terenkapsulasi dalam kerangka kitosan-tripolifosfat dapat menurunkan kadar gula darah dan malondialdehid serta meningkatkan kadar superoksida dismutase dan glutation peroksidase.

Ujian dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi, Prof. dr. I Md. Ady Wirawan, MPH., Ph.D. dengan tim penguji sebanyak 10 orang dan 5 orang undangan akademik.

BACA JUGA :  Kunjungi Peken Laiz dan Pasar Murah, AMERTA Komit Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

Pada ujian kali ini Dr. Anak Agung Bawa Putra, S.Si., M.Si.,dinyatakan lulus sebagai Doktor Lulusan ke – 353 Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan predikat Dengan Pujian (Cumlaude). (igp/r)

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1482-Anak-Agung-Bawa-Putra-Raih-Doktor-Ilmu-Kedokteran-Setelah-Buktikan-Potensi-Ekstrak-Kulit-Batang-Kayu-Manis-Dalam-Pengendalian-Kadar-Gula-Darah.html

Related Posts