April 15, 2026
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Dharma Santi Nyepi Nasional Akan Digelar di Bali, Usung Spirit Vasudhaiva Kutumbakam

LITERASIPOST.COM – Denpasar | Puncak rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948/2026 bagi umat Hindu Nusantara akan ditandai dengan pelaksanaan Dharma Santi Nasional 2026. “Mengusung spirit persatuan, kebersamaan dan gotong royong, dengan tema ‘Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju’, ujar Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya didampingi Ketua Panitia Pelaksana Dharma Santi Nasional, Marsda TNI (Purn) I Made Susila kepada media Rabu (15/4) di Jakarta.

Dharma Santi Nasional 2026 akan digelar di panggung terbuka Arda Candra Taman Budaya (Art Center) Denpasar pada Jumat (17/4) sore. Beragam acara akan digelar untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

BACA JUGA :  ASITA dan ASITA 71 Melebur, Siapkan Musda Juli 2021

Ketua PHDI Pusat, Wisnu Bawa Temaja atau yang akrab disapa WBT menjelaskan, tema besar yang diangkat menegaskan filosofi universal. “Filosofi bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar yang hidup dalam satu bumi yang sama,” tegasnya. “Nilai ini menjadi relevan dalam konteks kebangsaan Indonesia yang majemuk, sekaligus menjadi pijakan untuk memperkuat harmoni sosial dan toleransi antarumat beragama”, ujarnya lebih jauh.

“Pesan utama yang digaungkan dalam acara ini, adalah bersatu dalam semangat Vasudhaiva Kutumbakam, bahwa kita semua adalah satu keluarga besar,” tegas tokoh yang juga Sekretaris BPIP ini.

WBT menjelaskan bahwa spirit Vasuhaiva Kutumbhakam salah satunya menjelma dalam pelibatan seluruh elemen masyarakat Hindu se-Indonesia dalam seluruh rangkaian kegiatan Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 secara nasional. Dia juga mengungkap beberapa tokoh turut diundang untuk menghadiri acara di antaranya Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Bali hingga Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.

“Kegiatan ini akan menghadirkan berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta undangan dari berbagai daerah untuk bersama-sama merayakan nilai kedamaian, persatuan, dan keharmonisan. Kami juga turut mengundang bapak Presiden Prabowo, Gubernur Bali, hingga wakil menteri Pariwisata untuk hadir,” tambah purnawirawan mantan Danjen Kopasus itu.

BACA JUGA :  Raih Pertumbuhan Laba 697 Persen, Vietjet Perkuat Posisi Global

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana Dharma Santi Nasional, Marsda TNI (Purn) I Made Susila mengajak seluruh masyarakat untuk hadir, bersinergi, dan mengambil bagian dalam momentum kebersamaan lewat acara ini. “Momentum rangkaian akhir pelaksanaan Nyepi ini sebagai wujud nyata implementasi nilai-nilai dharma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu kami mengajak seluruh umat untuk turut hadir dan bersinergi serta saling mengisi di momen bahagia ini,” tegasnya.

Acara Dharma Santi Nasional ini turut dimeriahkan dengan berbagai hiburan kesenian. Mulai dari Bondres (lawakan khas Bali), grup musik, hingga sendra tari kolosal. Dharma Santi Nasional 2026 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat kolektif bahwa persatuan adalah fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan harmonis.

Beberapa rangkaian Peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 sudah terlaksana. Antara lain Launching Perayaan Dharmasanti 2026 dan Perayaan Siwaratri, di Prambanan (Sabtu, 17 Januari 2026), Perayaan Maha Siwaratri dan Penanaman Pohon Serentak se-Indonesia (Minggu, 15 Februari 2026), Bhakti Sosial serta Pelayanan Kesehatan di Aceh (Rabu-Jumat, 25-27 Februari 2026).

Rangkaian lainnya berupa acara Saka Boga Sevaman Serentak se-Indonesia (Minggu, 1 Maret 2026), Makerti Ayuning Danu Serentak se-Indonesia (Minggu 8 Maret 2026), serta Melasti Serentak se-Indonesia (Minggu, 15 Maret 2026).

Kegiatan Perayaan Nyepi juga dimeriahkan dengan acara Donor Darah Serentak se-Indonesia (Minggu, 1 Maret 2026), Tawur Agung Kesanga di Prambanan (Rabu, 18 Maret 2026) dan Perayaan Hari Suci Nyepi Serentak se-Indonesia (Kamis, 19 Maret 2026). Termasuk yang terakhir adalah Seminar Nasional di Bali (Senin, 6 April 2026) dan Saka Yoga Festival di Jakarta (Sabtu, 11 April 2026). (L’Post/r)

Related Posts