Pengurus GP Farmasi Indonesia Bali 2022-2027 Dilantik, Siap Kolaborasi dengan Pemerintah dan Asosiasi Lain

LITERASIPOST.COM, DENPASAR | Pelantikan Pengurus Daerah Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) Provinsi Bali Masa Bakti 2022-2027 berlangsung di Quest San Hotel, Denpasar, Sabtu (17/9/2022). Pelantikan dilakukan oleh Direktur Eksekutif GP Farmasi Indonesia, Elfiano Rizaldi.
Pada kepengurusan yang berjumlah 30 orang ini, Kadek Sudika, SE menempati kedudukan sebagai Ketua Umum. Pihaknya menyampaikan bahwa pelantikan ini menandakan bahwa kepengurusan GPFI Provinsi Bali Masa Bakti 2022-2027 telah resmi dan sudah langsung bekerja.

Ketua Umum GPFI Bali 2022-2027, Kadek Sudika, SE. (Foto: igp)
“Setelah pelantikan ini kami langsung kerja, sehabis makan siang kami adakan rapat, karena semua pengurus rata-rata juga para pengusaha yang sibuk, jadi kita akan mulai bekerja,” ungkap Kadek Sudika.
Dikatakan Sudika, yang menjadi concern (prioritas) ke depan adalah melakukan kolaborasi dengan para pengusaha di Bali dan juga pemerintah di antaranya Dinas Kesehatan, BPOM, KADIN, HIPMI dan Gakeslab sehingga keberadaan GPFI bisa memberikan manfaat untuk anggota dan masyarakat luas.
“Kami akan menjalin kerja sama terutama dengan pemerintah agar tetap bisa supply, apalagi di masa pandemi ini farmasi masih sangat dibutuhkan. Selain itu tentu kami akan menyusun program kerja untuk lima tahun ke depan,” katanya optimis.
Soal keanggotaan saat ini, pihaknya menyampaikan sebenarnya jumlah anggota dan calon anggota di Bali cukup banyak. Hanya saja belum terdata secara akurat.
“Yang kita undang hari ini sekitar 58 orang, karena banyak juga pengusaha yang belum jadi anggota, maka nanti akan kita rapikan lagi, didata lagi, tapi potensi anggota bisa di atas 500,” sebutnya.

Para Pengurus GPFI Bali 2022-2027 saat dilantik. (Foto: igp)
Keanggotaan GPFI meliputi perusahaan distributor farmasi, apotek, pabrik industri farmasi dan toko obat.
Direktur Eksekutif GP Farmasi Indonesia, Elfiano Rizaldi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Pengurus GPFI Provinsi Bali Masa Bakti 2022-2027 yang terbentuk dari hasil Musprov sebelumnya yang telah berjalan dengan sukses.
“Kami mewakili Pengurus Pusat GP Farmasi Indonesia, berharap kepengurusan GPFI Provinsi Bali dalam lima tahun ke depan semakin solid, semakin jaya,” ujarnya.
Dikatakan, bahwa GP Farmasi Indonesia merupakan asosiasi yang bermitra erat dengan Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan dan BPOM. Selama pandemi, GP Farmasi tetap bisa memberikan dukungan kepada pemerintah dalam hal penyediaan obat-obatan untuk penanganan Covid-19.
Ke depan, tantangan di bidang kefarmasian akan semakin berat. Untuk itu dibutuhkan kreativitas dan inovasi, dengan tetap mematuhi aturan-aturan dan regulasi yang dikeluarkan oleh kementerian maupun lembaga.
“Sekali lagi, dengan terbentuknya pengurus GPFI Provinsi Bali periode 2022-2027 ini, kami berharap bisa bermitra erat dengan Dinas Kesehatan dan BPOM, serta bergandengan dengan asosiasi lain seperti IAI/Apoteker,” pungkasnya. (igp)














