Masyarakat “Serbu” Operasi Pasar Pangan Murah Polda Bali

LITERASIPOST.COM – DENPASAR | Tak menyia-nyiakan kesempatan, masyarakat yang kebetulan berada di Pasar Kreneng, Denpasar, pada Selasa (25/2/2025) pagi, sontak “menyerbu” Operasi Pasar Pangan Murah yang diadakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bali. Tak ayal, berbagai bahan pokok penting (Bapoting) yang disediakan ludes dalam waktu 2 jam.
Kegiatan ini dihadiri Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Bali, Brigjen. Pol. I Komang Sandi Arsana, S.I.K, M.H. Pejabat Utama (PJU) Polda Bali Bhayangkari, Disperindag, Distanpangan dan Bulog.

Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. saat menghadiri Operasi Pasar Pangan Murah di Pasar Kreneng, Denpasar. (Foto: Literasipost)
Kapolda menyampaikan bahwa Operasi Pasar Pangan Murah ini dilaksanakan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan Hari Raya Nyepi Caka 1947.
Sejumlah Bapoting yang dijual dalam kegiatan operasi pasar ini, seperti telur ayam Rp14.000/10 butir, gula pasir 15.000/kg, minyak goreng Risky 14.000/botol, minyak goreng Fitri 15.000/botol, beras premium 60.000/5 Kg, dan LPG 3 Kg Rp18.000.
“Meningkatnya kebutuhan Bapoting menjelang hari raya, serta mengantisipasi supaya tidak ada penimbunan yang mengakibatkan kelangkaan dan kenaikan harga, itulah tujuan digelarnya operasi pasar ini. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh masyarakat. Mungkin nanti tanggal 25 Maret akan kita adakan lagi”, ungkap Kapolda.
Pada kegiatan tersebut Kapolda berkesempatan menemui dan bertanya langsung kepada sejumlah pedagang di Pasar Kreneng untuk mengetahui harga serta ketersediaan bahan pokok.
Sementara itu Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., menjelaskan Operasi Pasar Pangan Murah ini digelar dalam rangka ketersediaan distribusi dan stabilitas harga pangan menjelang HBKN.
“Banyak manfaat yang dapat dipetik dalam kegiatan Pasar Murah ini, baik secara sosial maupun ekonomis, antara lain tumbuhnya kepedulian sosial, lingkungan, terhadap yang kecil dan lemah,” ujar Kabid Humas.
“Kegiatan ini juga untuk mengecek ketersediaan barang kebutuhan dalam jumlah cukup dengan harga wajar dan terjangkau oleh masyarakat termasuk yang berpenghasilan rendah serta mencegah adanya kenaikan harga di Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan Hari Raya Nyepi Caka 1947″, sambungnya. (LP)














