January 30, 2026
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Menbud Beri Apresiasi, BALINALE Andil Majukan Kebudayaan Indonesia

LITERASIPOST.COM – DENPASAR | Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menghadiri penutupan Bali International Film Festival (BALINALE) ke-18 pada Sabtu (7/6) di The Meru Sanur, Denpasar. Pihaknya mengapresiasi penyelenggaraan BALINALE yang dinilai turut memberikan kontribusi bagi kemajuan kebudayaan Indonesia khususnya di bidang perfilman.

“Film adalah produk budaya, salah satu faktor yang sangat penting di dalam memajukan kebudayaan kita, karena di dalam film banyak sekali terdapat unsur atau ekspresi budaya selain acting, seperti sastra, tari, musik bahkan kuliner, dan film menjadi pilihan yang sangat penting untuk kemajuan kebudayaan”, ujar Fadli Zon.

BACA JUGA :  Tjok Bagus Siap Gelar Konser dan Luncurkan Video Klip "Ya Sudahlah"

Ditambahkan, ekosistem film termasuk yang paling maju di sektor budaya. Terbukti, pencapaian pada tahun 2024 jumlah penonton film Indonesia sekitar 81 juta orang, atau 67% dari bioskop yang ada di Indonesia mereka menonton film Indonesia. “Ini hal yang sangat menarik karena pertama kali pencapaian yang begitu tinggi dengan produksi di tahun 2024 sekitar 204 film dan semakin banyak insan perfilman atau sineas kita yang ikut festival-festival film internasional”, sebutnya.

Penutupan BALINALE ke-18 diramaikan dengan menonton layar tancap yang menayangkan pilihan film-film Bali dan Indonesia. Acara komunitas ini dihadiri oleh banyak sutradara terkemuka, tokoh-tokoh terkenal, pemimpin komunitas, dan pemangku kepentingan Sanur. Selain itu juga menampilkan dua film IMAX yang diproduksi di Indonesia: UNDER THE SEA karya Howard Hall (AS, Kanada) dan BORN TO BE WILD karya David Lickley (AS). BALINALE dengan bangga mempersembahkan pemutaran film IMAX 3D pertama di Bali.

BACA JUGA :  Musisi Peguyangan "KASURUZAK" Ramaikan Blantika Musik Bali

Sebelumnya, juri mengumumkan pemenang film tahun ini dalam lima kategori.

1. Short Documentary: AMAL / Hope – Eros Zhao

2. Film Narasi Pendek: The Boy with White Skin – Simon Panay (France)

3. Film Animasi Pendek: Retirement Plan – John Kelly (Ireland)

Sebagai Academy Award® Qualifying Festival yang pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk Film Pendek Terbaik di ketiga kategori, para pemenang Kompetisi Film Pendek BALINALE dapat memenuhi syarat untuk dipertimbangkan dalam kompetisi Oscar® untuk Film Pendek Terbaik.

4. Film Dokumenter Panjang: Champions of the Golden Valley – Ben Sturgulewski (USA)

5. Film Narasi Panjang: Seeking Haven for Mr Rambo – Khaled Mansour

Gary L Hayes Award for Emerging Indonesian Filmmaker

Suintrah – Ayesha Alma Almera (Indonesia)

Committee Choice Award Ravens – Mark Gill

BACA JUGA :  Bersih-bersih Pantai Rutin, Langkah Konsisten Jaga Destinasi Tetap Bersih

Dewan Juri Balinale 2025 :

1) Matthieu Rytz (Canadian) – Visual Storyteller, 2) Donna Smith (United States) – Executive Producer, 3) Sam Buckland (Australia) – Director of Programming Australian Film Institute I AACTA, 4) Agustini Rahayu (Indonesia) – Deputy Minister of Media Creativity, Ministry of Creative Economy, RI, 5) Andibachtiar Yusuf (Indonesia) – Director, 6) Dr. Lawrence Blair (United Kingdom) – Director and Writer, 7) Nirartha Bas Diwangkara (Indonesia) – Director and Writer, 8) Joe Yaggi (United States) – Director and Producer.

“BALINALE tahun ini memperluas pengaruh globalnya dalam merayakan hampir dua dekade dalam menghadirkan sinema yang luar biasa ke Indonesia. Selama tujuh hari menghadirkan lebih dari 72 film dari 32 negara, termasuk 8 film Dunia, 25 film Asia, dan 16 film Internasional, termasuk 23 film Indonesia. BALINALE terus mendukung dan mendorong pertumbuhan sinema independen serta mempromosikan suara-suara yang berbeda dan bakat-bakat kreatif”, kata Deborah Gabinetti, Founder & Direktur BALINALE. (L’Post)

Related Posts