Perkuat Habit dan Sosialisasi Pilah Sampah, Ciptakan Kehidupan dan Destinasi Berkualitas

LITERASIPOST.COM – Legian | Beach Clean up (kegiatan bersih-bersih pantai) dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat di Pantai Legian, Kabupaten Badung, Bali. Masih dalam suasana Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, tim WPN (Wayan Puspa Negara) sslaku inisiator, tetap mendukung dan menggerakkan semua elemen yang ada di bawah untuk senantiasa cinta berbangsa dan bernegara yang diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan.
“Intinya adalah sekecil apapun langkah kita demi bangsa dan negara harus kita lakukan, dan hari ini kita tetap melaksanakan Beach Clean up untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha dalam melakukan CSR-nya dan di sisi lain sudah pasti untuk menciptakan kebiasaan, awareness, agar mereka memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan karena lingkungan yang bersih akan memberikan impact yang luas kepada pelaku usaha”, ungkap Wayan Puspa Negara saat kegiatan Beach Clean up yang didukung oleh komunitas BumiKita dan ratusan pelaku usaha, Jumat (21/8).

Wayan Puspa Negara saat memberikan komando dari atas kendaraan operasional pada kegiatan Beach Clean up di Pantai Legian, Jumat (21/8). (Foto: Literasipost)
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung ini menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya terbatas pada upaya untuk melakukan bersih-bersih, tetapi lebih dari itu untuk menggerakkan gather together (berkumpul bersama) atau bisa sharing antara pelaku usaha terutama para sektor akomodasi, sektor sarana dan prasarana pendukung pariwisata, tentang kondisi usahanya masing-masing.
“Tentu yang paling penting adalah bagaimana kita bisa menciptakan kebiasaan masyarakat, pelaku usaha dan karyawan usaha pariwisata yang ada di sini agar mereka terbiasa memilah sampah”, sebutnya.
Dikatakan, kegiatan bersih-bersih ini dikolaborasikan dengan kegiatan edukasi memilah sampah. Karena, tidak ada satupun negara yang warga negaranya tidak mau memilah sampah. Budaya ini harus dibiasakan karena ketika warga masyarakat terbiasa memilah sampah mana di situlah manajemen persampahan akan bergerak dengan baik dan lingkungan akan menjadi bersih.
“Tanggung jawab sampah adalah tanggung jawab kita bersama”, tegasnya.
Pantai Legian adalah salah satu destinasi pariwisata unggulan di Kabupaten Badung. Agar destinasi ini tidak ditinggalkan oleh wisatawan tentu harus dijaga kebersihannya. Pihaknya memberi apresiasi kepada pelaku usaha yang sudah lebih dari 6 tahun berperan aktif dalam gerakan bersih-bersih setiap Jumat pagi di Pantai Legian. Kata Wayan Puspa Negara, mereka sangat antusias. Terbukti, mereka selalu hadir tanpa diberitahukan.
“Artinya, ada awarness dari mereka yang perlu kami kelola energi kolektif positif ini untuk menjadi kekuatan pembangunan, intinya adalah pembersihan Pantai Legian dari sampah dan juga ikut menjaga agar pantai ini bersih, Indah, dan lestari sepanjang masa sebagai destinasi internasional yang mempesona “, tutup Wayan Puspa Negara. (L’Post)














