November 2, 2026
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Pameran Bali Interfood 2026 Siap Digelar, Hadirkan Gelato World Cup

LITERASIPOST.COM – Denpasar | Sebagai destinasi wisata unggulan dunia, Bali menjadi lokasi yang strategis untuk mempromosikan potensi industri F&B dan kekayaan kuliner Indonesia kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal itulah yang mendorong Krista Exhibitions Group kembali menghadirkan Bali Interfood, yaitu pameran berbagai kebutuhan untuk industri makanan dan minuman, mulai dari bahan baku, bakery dan pastry, kopi, wine & spirit, horeca, jasa boga, peralatan pengolahan, hingga teknologi dan solusi pengemasan.

Pameran Bali Interfood ke-7 akan diadakan pada 2–4 September 2026 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali. Kehadiran berbagai produk dan teknologi di bidang F&B memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk melihat perkembangan terbaru sekaligus mencari produk dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.

BACA JUGA :  Antisipasi PMK, Mahasiswa KKN UNUD Laksanakan Sosialisasi dan Desinfeksi Hewan Ternak di Desa Mengani

“Ekonomi Bali bertumbuh dengan baik. Bali juga memiliki potensi yang besar karena pariwisata, hotel, restoran, dan usaha makanan dan minuman yang berkembang secara bersamaan. Kami ingin menjadikan Bali Interfood sebagai tempat bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, bertemu dengan calon mitra, dan mendapatkan informasi mengenai perkembangan terbaru di bidang makanan dan minuman”, ujar CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, didampingi CMO Krista Exhibitions, Christina Sudjie, saat Press Conference di Denpasar, Senin (31/8).

Bali Interfood 2026 diikuti oleh 110 peserta termasuk 35 UMKM, dengan target sebanyak 15.000 pengunjung. Diikuti pula peserta dari delapan negara, yaitu China, Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, Jepang, dan Prancis. Kehadiran peserta dari berbagai negara memberikan kesempatan bagi pengunjung dan pelaku usaha untuk melihat produk serta perkembangan terbaru dari pasar internasional.

Bali Interfood juga menghadirkan Bali Hotel & Tourism, Bali Coffee Expo, Bali Wine & Spirit, serta Bakery Indonesia Expo 2026. Kehadiran beberapa pameran dalam waktu dan lokasi yang sama diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi produsen, distributor, buyer, hotel dan restoran, pelaku usaha kuliner, serta penyedia teknologi untuk bertemu dan menjajaki kerja sama baru.

Berbagai program menarik pun dirancang untuk memberikan pengalaman, edukasi, serta peluang networking bagi para pengunjung dan pelaku industri. Yang Istimewa pada Bali Interfood tahun ini adanya Gelato World Cup Indonesian Selection. Pengunjung dapat menyaksikan kompetisi dan berbagai workshop gelato, termasuk Gelato Workshop Coconut Mango Dessert dan Mixologist Workshop Morello Cherry Gelato pada 2 September, Gelato Competition, serta Gelato Workshop Sobert Lollies dan Mixologist Workshop Blood Orange Sorbet.

BACA JUGA :  FISIP UNUD dan FISIP Universitas Bengkulu Gelar "Kuliah Umum, Diseminasi Hasil Penelitian dan Penandatanganan Kesepahaman Kerja Sama"

Pengunjung dapat mengikuti berbagai sesi inspiratif, mulai dari Cinnamon Roll bersama Chef Fajri Winarno, Dimsum Keju Lumer & Ghyong Chilli Oil bersama Chef Lucky R Katili. Bali Beans Manual Brew Class bersama Barista I Made Galih Kresnadana, serta demo Mie Goreng Lada Hitam & Kwetiau Goreng Olive Vegetable bersama Chef Ugay. Main Stage akan menghadirkan program Wine Pairings yang mencakup sesi Wine & Coffee Sensory bersama Bali Beans Coffee, Wine & Chocolate Pairing bersama Mason Chocolates Bali, serta Plant-Based Perfection: A Green Rebel Wine Pairing Workshop.

Di area Business Matching Room, Bali Interfood 2026 menghadirkan rangkaian program networking dan business matching yang dirancang untuk mempertemukan pelaku industri Ho.Re.Ca.Ba (Hotel, Restaurant, Café, dan Bakery) dengan para supplier dan exhibitor. Program tersebut meliputi Ngopi Darat with Purchasing & Supplier Ho.Re.Ca.Ba Bali, Coffee Morning with APKRINDO & APRINDO Bali, Afternoon Tea with IKABOGA & PHRI Bali, serta Meetup with Bali Restaurant Café Associations.

Program edukasi dan peningkatan kompetensi juga hadir melalui Krista Training Center by IKABOGA, yang menyelenggarakan Sertifikasi BNSP. Program sertifikasi ini mencakup bidang Chef de Partie, Demi Chef, Baker, Commis Pastry, serta RCC (Perpanjangan Masa Berlaku Sertifikat). Sementara itu, IPBI Competition Area akan menghadirkan kompetisi dan workshop bagi para profesional di bidang kuliner dan hospitality, yaitu Fruit Carving Competition, Table Setting Into the Sea Competition, Flower Table Decoration Workshop dan juga Panel Discussion bertajuk “Rethinking Food Waste: How Hospitality Can Do It Better” oleh Business & Community Manager Bali Restaurant Café Association (BRCA).

Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman menyampaikan industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif setiap tahun. Pada semester I-2026 tercatat 6,51% di atas ekonomi nasional. Namun, tantangannya juga banyak seperti kondisi geopolitik, climate change, regulasi dan berbagai kegiatan global lainnya.

BACA JUGA :  Batik Air Kini Layani Rute Perth-Denpasar

“Untuk itu, kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan Bali Interfood 2026 ssbagai ruang bagi pemangku kepentingan untuk bertemu, berdiskusi dan berbagi pengalaman untuk menghadapi tantangan secara bersama guna membangkitkan industri makanan dan minuman di Tanah Air serta berkontribusi bagi perekonomian nasional”, ungkap Adhi S. Lukman.

Hal senada disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Archana Sukawati yang akrab disapa Cok Ace. “Bali Interfood tidak semata-mata pameran makanan dan minuman, tapi bagi sektor pariwisata merupakan ruang strategis untuk memperkuat jejaring dan meningkatkan investasi, serta memperkokoh bisnis hospitality khususnya di Bali. Kuliner bukan hanya soal makan atau mengenyangkan perut, tapi juga menjadi pengalaman bagi wisatawan untuk mengetahui cita rasa, budaya, dan pengalaman yang berbasis pada kearifan lokal. Kami akan mendukung terus penyelenggaraan pameran Bali Interfood ini”, tegas Cok Ace. (L’Post)

Related Posts