Momen Istimewa, BPR Kanti Gelar Diklat MBG Bagi Koperasi dan Luncurkan Tabungan Arisanku

LiterasiPost.com, Gianyar | Setelah sukses menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Micro Business Game (MBG) German Sparkassenstiftung bagi SDM BPR, kini BPR Kanti kembali menggelar diklat serupa bagi SDM Koperasi se-Bali, 23-24 September 2021. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-74 serta launching tabungan Arisanku bersama Gerakan Masyarakat Koperasi dan UMKM (Gema KUMKM) Bali bertempat di aula SMAN 1 Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Direktur Utama BPR Kanti, Made Arya Amitaba, SE, MM mengatakan BPR Kanti telah menjalin kerja sama dengan German Sparkassenstiftung sejak tahun 2020.
Dikatakan, Micro Business Game merupakan metode edukasi interaktif untuk memberikan pengalaman tentang cara mengembangkan usaha skala mikro/kecil secara efektif dengan memperhatikan kaidah manajemen usaha yang baik, yaitu mempergunakan kaidah pembelajaran orang dewasa, pendidikan melalui permainan-permainan.
“Tujuan Diklat ini adalah memahami cara berpikir dan bertindak wirausaha dan menerapkannya selama simulasi, memahami cara mengembangkan usaha kecil dan menengah lebih lanjut dan menemukan tantangan beserta peluang di masa depan, memahami dasar prinsip-prinsip akuntansi dan pengendaliannya serta menerapkan alat keuangan (laporan) sederhana selama simulasi, mengembangkan pemahaman mendalam akan pelanggan dan pengetahuan pemasaran dasar, menyadari adanya dinamika dan persaingan pasar, memahami hubungan antara lembaga keuangan mikro dan nasabahnya, serta menyadari implikasinya,” kata Amitaba.

Kepala Dinkop dan UKM Bali, I Wayan Mardiana (dua dari kanan) bersama Dirut BPR Kanti, Made Arya Amitaba (kiri), Ketua Dekopinwil Bali, Wayan Murja dan perwakilan German Sparkassenstiftung. (Foto: igp)
Ketua Dekopinwil Provinsi Bali, Wayan Murja, MM menyampaikan tantangan ke depan gerakan Koperasi adalah pemanfaatan digitalisasi. Pihaknya mengaku telah menjalin kerja sama dengan beberapa pihak, salah satunya BPR Kanti melalui kegiatan diklat ini.
“Ini semacam capacity building, peningkatan kemampuan SDM Koperasi. Di sisi lain BPR Kanti juga akan memberikan pembiayaan melalui Program Linkage, ini adalah kerja sama yang sangat baik dan sesuai dengan anggaran dasar Dekopin, yaitu meningkatkan kerjansama antar Koperasi dan antar lembaga keuangan lainnya,” ungkap Murja.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Wayan Mardiana memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan diklat ini. Menurutnya, hal ini sangat tepat untuk pengembangan tata kelola perkoperasian di Bali.
“Gerakan Koperasi akan dapat meningkatkan pengelolaan koperasinya. Bagaimana ke depan terutama pelayanan kepada anggota Koperasi bisa lebih baik, meningkat dan efisien, inilah output dari diklat ini,” sebut Mardiana sekaligus membuka Diklat MBG bagi SDM Koperasi ini.
Terkait Program Linkage, BPR Kanti menyiapkan total pinjaman untuk Koperasi di Bali sebesar Rp74 miliar. Saat ini baru tersalurkan sebanyak Rp10 miliar. Sedangkan tabungan Arisanku bersama Gema KUMKM Bali merupakan tabungan berhadiah. Koperasi cukup melakukan sekali setor dana Rp90 juta selama 1 tahun memiliki kesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik, di antaranya mobil.
Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada Koperasi serta pemotongan tumpeng yang menandai peringatan Hari Koperasi ke-74. (igp)














