January 30, 2026
GAYA HIDUP & TEKNOLOGI

Gandeng Kemenparekraf, Aplikasi TLUSURE Bantu Aktivitas di Luar Rumah Lebih Aman dan Nyaman

LITERASIPOST.COM, JAKARTA | Meski menjadi sektor yang paling parah terimbas Covid-19, industri pariwisata diharapkan menjadi salah satu sektor yang paling cepat rebound pasca pandemi. Dalam langkah pemulihan sektor ini, baik pemerintah maupun pelaku Parekraf harus dapat mengadopsi standar global kesehatan, harmonisasi dan digitalisasi.

“Pariwisata Indonesia memiliki berbagai potensi dan peluang untuk segera bangkit dan kembali menjadi penyangga pendapatan dan perekonomian,” kata Menteri Parekraf, Sandiaga Uno pada acara peluncuran aplikasi TLUSURE.

BACA JUGA :  Hadir di Beachwalk Bali, Bozu Izakaya Sajikan Grill Spesial dengan Arang Tradisional Jepang

“Untuk memulihkannya, selain fokus pada vaksinasi Kementerian Parekraf juga merancang sejumlah persiapan bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk bisa kembali bepergian. Salah satunya dengan penyediaan aplikasi digital untuk mendukung orang-orang beraktivitas di era new normal,” sambungnya.

Sebagai salah satu pengguna smart phone terbesar di dunia, Indonesia juga merupakan pengguna aktif media sosial, yakni 3 jam 41 menit per hari (data pengguna medsos Indonesia), informasi tempat tempat baru maupun tempat wisata bahkan situasi jalan yang dilalui biasanya di unggah oleh pemilik akun. Namun, informasi-informasi yang diunggah oleh pengguna aktif media sosial tersebut cukup sporadis dan tidak terstruktur karena sifatnya individu.

BACA JUGA :  Persiapan Akreditasi Internasional Prodi-prodi, FMIPA UNUD Selenggarakan Rapat Tim

“Masyarakat berusaha beradaptasi ke new normal, namun mereka kesulitan dalam mencari sumber informasi yang dapat diandalkan di tengah informasi yang tidak terstruktur. Untuk dapat membantu masyarakat menjalankan kehidupan sehari-hari dengan aman di masa pandemi, kami berinisiatif menciptakan aplikasi TLUSURE,” kata CEO FAB Indonesia Fritz B.Tobing selaku inisiator aplikasi TLUSURE.

Saat ini TLUSURE juga sedang dalam proses kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan untuk bersinergi atas penggunaan aplikasi tersebut. “Aplikasi ini sedang dalam proses sinergi dengan Peduli Lindungi,” kata Co-Founder dan CEO TLUSURE, Sandy Tantra.

BACA JUGA :  Serap Masukan, UPTD PPOT&PPK Dinkes Bali Gelar Forum Konsultasi Publik Pelayanan Pengolahan Pasca Panen Tanaman Obat Tradisional

“Saat ini, TLUSURE sudah dapat diakses di seluruh Indonesia melalui ponsel berbasis Android, sedangkan untuk pengguna IOS dapat mengunduhnya pada akhir Maret 2022,” pungkas Sandy. (igp/r)

Related Posts