August 1, 2021
BALI

Hadapi Musim Layang-layang, PLN Siaga Tangani Gangguan Listrik

LiterasiPost.com, Denpasar –
Memasuki bulan Juni hingga Agustus, bermain layang-layang menjadi kegemaran masyarakat Bali. Mengantisipasi hal ini, General Manager PLN UID Bali, I Wayan Udayana menyatakan siap mengamankan gangguan listrik yang dapat diakibatkan oleh layang-layang yang menimpa jaringan listrik.

“Kami selalu siaga mengantisipasi terjadinya gangguan listrik yang umumnya kerap terjadi di musim layangan seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Udayana di Denpasar, Minggu (30/5/2021).

BACA JUGA :  Jalankan Protokol CHSE, The Nusa Dua Jadi Tuan Rumah Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelaku Pariwisata

Pihaknya juga menjelaskan bahwa di tahun 2020, tercatat jumlah gangguan akibat layang-layang sebanyak 291 kali. Sedangkan tahun ini hingga Mei 2021, sebanyak 14 kali gangguan listrik akibat layang-layang yang menempel pada jaringan PLN.

“Ketika terjadi gangguan yang mengakibatkan padam pada jaringan, petugas kami segera melakukan proses penormalan sesuai SOP yang berlaku antara lain memindahkan pasokan utama listrik dari Gardu Induk lain, sehingga padam jaringan tidak akan dirasakan lama oleh pelanggan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kodim Tabanan Giatkan Demplot Padi

Udayana menjelaskan, khusus para pelanggan yang merupakan objek vital nasional seperti Rumah Sakit Umum dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dipastikan tidak mengalami padam saat terjadi gangguan.

“Sesuai SOP, khusus untuk Obvitnas telah terpasang fast automatic transfer switch yang mampu memindahkan sumber pasokan listrik dari satu jaringan ke jaringan yang lain jika terjadi gangguan. Sehingga Ketika satu jaringan gangguan, maka listrik bisa dialiri melalui jaringan lainnya,” jelas Udayana.

BACA JUGA :  Gema Kemenangan AMERTA Datang dari Abian Nangka Kelod dan Panjer

Dirinya juga mengatakan untuk meminimalisir gangguan listrik akibat layang-layang, PLN telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk bersama-sama mengingatkan masyarakat agar bermain layang-layang dengan tertib dan aman.

“Jauhi jaringan listrik saat bermain layang-layang, hindari juga menginapkan layang-layang di malam hari karena tingginya risiko tersangkut di jaringan listrik,” imbaunya.

BACA JUGA :  Pengurus DEPETA dan DPD ASITA 1971 Bali Periode 2020-2024 Dikukuhkan, Komit Gelar BBTF

Ia pun menekankan bahwa bahaya bermain layang-layang tidak hanya merugikan diri sendiri namun juga pihak lain. Untuk itu, ia mengajak masyarakat aktif saling mengingatkan kerabat dan keluarga serta melaporkan jika mengetahui gangguan akibat layang-layang yang mengenai jaringan PLN melalui contact center PLN 123 atau aplikasi New PLN Mobile. (igp/r)

Related Posts