January 31, 2026
EKONOMI & PERBANKAN

Kendalikan Harga Cabai dan Inflasi, Bank Indonesia Sinergi dengan PKK di Bali

LITERASIPOST.COM, DENPASAR | Pada Jumat (2/9/2022) dalam acara Pasar Rakyat di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, Bank Indonesia Provinsi Bali secara simbolis memberikan bibit pohon cabai kepada PKK Provinsi Bali.

Penyerahan simbolis bibit cabai dilakukan oleh Deputi Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Diah Utari kepada Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster, dan dihadiri oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Tri Suswati Tito Karnavian.

BACA JUGA :  Hingga Mei 2024, Kanwil DJP Bali Kumpulkan Penerimaan Pajak Rp6,63 Triliun

Selanjutnya, bibit pohon cabai akan diserahkan kepada Ketua Tim Penggerak PKK seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali. Penanaman bibit cabai melalui PKK se-Provinsi Bali merupakan tindak lanjut dari High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Bali pada 16 Agustus 2022 dan Rakornas TPID pada 18 Agustus 2022.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Koster menyambut baik penyerahan bibit capai oleh Bank Indonesia sebagai bagian dari tema Pasar Rakyat, yaitu Berbelanja dan Berbagi.

“Kegiatan ini kita harapkan mampu mendorong Program PKK dalam upaya pengendalian harga pangan di Provinsi Bali,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Batik Nasional, Insan BRILiaN BRI Region 17/Denpasar Kompak Kenakan Batik

Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin dan bergiliran kepada seluruh PKK kabupaten/kota se-Bali. Kegiatan Pasar Rakyat selanjutnya akan diselenggarakan oleh PKK Karangasem.

Ketua Umum PKK, Tri Tito Karnavian mengapresiasi kegiatan konkret yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, UMKM dan seluruh pihak yang terlibat.

“Kegiatan ini akan mampu menjadi program unggulan PKK Provinsi dan kabupaten/kota se-Bali dalam menjaga inflasi di Bali,” sebutnya.

BACA JUGA :  Dari Bali, Panenpa Siap Ekspansi ke Jawa dan Sumatra

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Diah Utari menyampaikan inflasi di Provinsi Bali pada Agustus 2022 mencapai 6,38% (yoy), terutama bersumber dari komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah.

“Penyerahan bibit cabai kepada PKK (urban farming) ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Cabai ‘Merdeka 77.000’ dan menjadi salah satu quick wins Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang telah dicanangkan oleh Gubernur Bank Indonesia pada 10 Agustus 2022,” sebutnya.

BACA JUGA :  BBM Andil Jaga Stabilitas Kinerja Penjualan Eceran di Bali pada Februari 2024

Bibit cabai tidak hanya dialokasikan kepada PKK, melainkan juga kelompok masyarakat lainnya seperti demplot, klaster, subak, pesraman dan pondok pesantren. Penanaman bibit cabai oleh PKK dan kelompok masyarakat diharapkan dapat dipanen dan menambah pasokan di akhir tahun sehingga dapat berkontribusi dalam mengendalikan inflasi. (igp/r)

Related Posts