Libur Nataru, Polda Bali Ingatkan Peraturan Lalulintas dan Waspada Bencana Alam

LITERASIPOST.COM – DENPASAR | Polda Bali melalui Kabid Humas Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi peraturan lalulintas dan menghindari jalur rawan gangguan Kamseltibcarlantas, serta waspada ancaman bencana alam.
Imbauan tersebut disampaikan dalam rangka menjelang liburan perayaan Natal 2024 dan menyambut tahun baru 2025 (Nataru). Destinasi wisata Pulau Bali sampai saat ini masih sangat diminati wisatawan domestik maupun wisatawan asing.
Diperkirakan hampir 2,8 juta wisatawan yang akan berlibur saat perayaan Nataru. Dipastikan saat itu akan ada pergerakan transportasi yang luar biasa dari satu tempat ke tempat lain oleh wisatawan untuk menikmati destinasi wisata Bali.
Pergerakan transportasi tersebut pasti akan menimbulkan gangguan Kamtibmas terutama kemacetan arus lalulintas di beberapa wilayah seperti Kuta, Kuta Utara, Kuta Selatan, Sanur, Pesanggaran, Sesetan, seputaran Kota Denpasar, Ubud, Sukawati, Tampaksiring, Tegallalang maupun wilayah Tabanan seperti jalur Bedugul, termasuk mungkin Kintamani Bangli.
Dalam mengantisipasi gangguan Kamseltibcarlantas tersebut, Polda Bali dan jajaran telah menyiapkan strategi dengan menempatkan para personil lalulintas dan patroli samapta termasuk para personil yang terlibat dalam Ops Lilin Agung 2024 pada jalur-jalur dan lokasi destinasi wisata yang akan dilalui maupun dikunjungi para wisatawan.
Berdasarkan hal tersebut Polda Bali mengimbau kepada masyarakat dan para wisatawan agar menghindari jalur-jalur rawan macet dengan menggunakan aplikasi seperti Goggle Maps dan sejenisnya sebelum berwisata ke lokasi tertentu untuk memastikan situasi arus lalin yang akan dilalui lancar. “Selalu utamakan keselamatan, patuhi peraturan dan petunjuk-petunjuk petugas Kepolisian di lapangan saat berkendara untuk kelancaran dan keselamatan saat berkendara,” kata Kabid Humas.
Bali beberapa minggu terakhir mengalami cuaca sangat ektrem, hujan berkepanjangan disertai angin kencang dan petir, terjadi bencana alam dibeberapa lokasi seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang hingga mengakibatkan dua wisatawan asing meninggal dunia tertimpa pohon.
“Terkait cuaca ektrem tersebut Polda Bali mengimbau kepada para wisatawan yang akan berlibur ke Bali agar menghindari berwisata ke lokasi rawan bencana, seperti pegunungan, sungai dan lokasi yang ada pepohonan rimbun, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, terima kasih,” ucap Kabid Humas. (IGP/r)














