May 13, 2021
POLITIK & INSTANSI

MCP Pemkab Klungkung Capai 90,24 Persen

LiterasiPost.com, Klungkung –
Capaian rata-rata Monitoring Centre For Prevention (MCP) Pemkab Klungkung tahun 2020 mencapai 90,24 persen. Atas capaian tersebut, Klungkung menempati peringkat kelima di Provinsi Bali dan peringkat 22 se-Indonesia. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi MCP Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2021 di Kabupaten Klungkung bertempat di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Rabu (24/2/2021).

Hadir Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Person in Charge (PIC) KPK Wilayah Bali, Handayani, Satgas V. I Korwil V-KPK RI, Ramdani, Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra serta jajaran OPD terkait di lingkungan Pemkab Klungkung.

BACA JUGA :  11.753 Nakes di Denpasar Telah Divaksin Covid-19

Bupati Suwirta dalam sambutannya mengatakan MCP Kabupaten Klungkung sebesar 90,24 persen merupakan suatu pencapaian yang luar biasa dan tentunya harus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Kami di Pemerintah Kabupaten Klungkung selaku pelayanan masyarakat selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta berharap ke depan agar jajaran OPD terkait meningkatkan koordinasi dan kerjasama yang baik antar instans agar pelayanan di Pemerintah Kabupaten Klungkung bisa semakin baik.

“Jangan berpuas diri dengan capaian saat ini, tetapi mari selalu tingkatkan semangat dalam bekerja sama yang baik untuk Klungkung ke depan,” harapnya.

BACA JUGA :  Menang!, Pekik Demokrat dan Semeton Tangkas Kori Agung untuk AMERTA

Sementara itu, Person in Charge (PIC) KPK Wilayah Bali, Handayani menjelaskan Korsupgah KPK merupakan program untuk melakukan kontrol pemantauan pencegahan atau MCP. Adapun capaian MCP di Pemerintah Kabupaten Klungkung dengan 8 indikator di antaranya Perencanaan dan Penganggaran APBD mencapai 100 persen, Pengadaan Barang dan Jasa 98,91 persen, Pelayanan Terpadu Satu Pintu 88,24 persen, Kapabilitas APIP 82,9 persen, Manajemen ASN 97,5 persen, Optimalisasi Pajak Daerah 56,05 persen, Manajemen Aset Daerah 100 persen, dan Tata Kelola Dana Desa mencapai 90 persen.

“Dari semua area intervensi tersebut, capaian Kabupaten Klungkung sampai dengan pertengahan Januari 2021 sebesar 90,24 persen,” ujarnya seraya berharap ke depan Kabupaten Klungkung bisa mempertahankan hasil ini bahkan bisa meningkatkannya, sehingga mencapai hasil yang lebih baik lagi.(igp/r)

Related Posts