January 30, 2026
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Percepat Kontribusi Wisatawan, Dispar Bali Kolaborasi dengan Group Hotel Marriott Bali

LITERASIPOST.COM, DENPASAR | Untuk mempercepat pelaksanaan program Kontribusi Wisatawan, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali gencar melaksanakan kerja sama dan kolaborasi. Saat ini Dispar Bali mengundang Group Hotel Marriott Bali dalam acara sosialisasi yang dilaksanakan di ruang Bali Tourism Media Center, Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (14/2/2023).

“Kami terus mengundang pelaku industri pariwisata baik dari akomodasi, travel agent, Biro Perjalanan Wisata, vila, daya tarik wisata, restoran, transportasi, guide dan lainnya, agar semua paham tentang kebijakan pemerintah Provinsi Bali ini,” jelas Kepala Dispar Bali, Tjok Bagus Pemayun.

BACA JUGA :  Indonesia Mining Association Summit di Bali: Hilirisasi Industri Tambang Buka Peluang Indonesia dalam Rantai Pasok Global

Ditambahkan bahwa kebijakan ini adalah perintah dari Perda No. 1 Tahun 2020 tentang Kontribusi Wisatawan, dan Pergub No. 27 Tahun 2020. Dimana kebijakan ini diharapkan mampu mencapai target yang diharapkan paling tidak 5% dari Wisman yang datang bisa memberikan kontribusi.

Tjok Bagus juga menyampaikan, kebijakan Gubernur Bali ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pariwisata Bali yang mengusung tagline “pariwisata budaya yang berkualitas dan bermartabat”.

“Bapak Gubernur Bali Wayan Koster bakal memberikan penghargaan bagi industri pariwisata pada Hari Jadi Provinsi Bali ke-65 tahun 2023. Pelaksanaan program kontribusi ini akan menjadi salah satu indikator pemberian penghargaan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi pada Tilem Kesanga

Kontribusi wisatawan sifatnya sukarela, tidak ada unsur pemaksaan. Wisatawan menyumbang langsung dengan cara me-scan QR code aplikasi Love Bali yang disediakan di fasilitas-fasilitas pariwisata di Bali. Baik itu di hotel, restoran, hingga objek wisata, dan mereka tinggal memilih nominal yang akan disumbangkan.

Dikatakan, kebijakan ini tidak memberatkan pelaku maupun industri pariwisata. Cukup mendorong serta mengarahkan para wisatawan untuk berkontribusi. “Kontribusi wisatawan ini sebagai upaya mengajak wisatawan untuk ikut andil dalam menjaga alam, budaya, dan lingkungan Bali hingga meningkatkan destinasi,” pungkasnya.

Sementara itu, General Manager The Stones Legian, Bali, Franklyn Yulius Kocek bersama Manager Aloft Hotels, Eric Gozal menyampaikan dukungan terhadap kebijakan ini. Menurutnya, kebijakan itu sesuai dengan tagline perusahaannya, yakni menjaga dan memelihara bumi.

BACA JUGA :  ITDC Kembali Tanda Tangani Kesepakatan Bersama dengan Kejati Bali

“Kami Government Pillar Marriott sangat mendukung kebijakan ini untuk membangun Bali agar berkelanjutan ke depannya. Ini juga selaras dengan komitmen perusahaan kami, yakni sarving our world,” kata Franklyn.

Dia menambahkan, 24 hotel Marriott di Bali siap mendukung kebijakan ini. Pihaknya juga menegaskan, kebijakan itu tidak memberatkan bagi industri maupun wisatawan. Sepanjang kontribusi itu dikelola dengan baik dan transparan. “Wisatawan sangat mendukung sekali program program lingkungan berkelanjutan. Tentu juga sebelumnya harus ada edukasi bagi Wisman,” pungkasnya. (igp/r)

Related Posts