January 31, 2026
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Saatnya Bersih-bersih: Bersih-bersih Pantai juga Bagian “Bersih-bersih”

LITERASIPOST.COM – LEGIAN | Beach Clean Up atau gerakan bersih-bersih pantai di Pantai Legian, Kabupaten Badung, kembali dilaksanakan pada Jumat (8/11/2024). Gerakan yang digagas oleh I Wayan Puspa Negara yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, melibatkan puluhan stakeholder pariwisata dan pelaku usaha serta didukung oleh komunitas BumiKita.

Menurutnya, gerakan bersih-bersih pantai ini tetap dilakukan secara rutin dan periodik setiap hari Jumat, apapun kondisi dan situasinya. Tujuannya untuk mengedukasi semua pihak baik warga maupun wisatawan. “Kita punya destinasi yang bagus, dan sampah adalah faktor yang bisa mereduksi atau merusak estetika dan keindahan destinasi. Maka kegiatan ini dari perspektif edukasi harus terus dilakukan dan tidak boleh berhenti karena setiap orang perlu diberikan penyadaran,” kata Puspa Negara.

BACA JUGA :  Pasangan dari Sisterfields Cafe Juarai "Captain Morgan Mixo Chef The Ultimate 2021"

Kegiatan ini difokuskan di Pantai Legian untuk menjadi pilot project sehingga pantai-pantai lainnya bisa mengikuti seperti Pantai Seminyak dan Pantai Batu Belig. Saat ini area yang dibersihkan relatif sudah bersih karena tidak ada sampah kiriman. Namun hal ini menjadi aksi pemanasan yang telah dilakukan secara rutin selama 5 tahun. Karena ketika tiba tiupan angin musim barat atau West Monson akan membuat kewalahan akibat munculnya sampah yang bisa mencapai lebih dari 500 ton setiap hari yang menepi di pantai. Hal itu menjadi tanggung jawab bersama untuk tetap menjaga kebersihan Pantai Legian.

Kegiatan ini didukung pula oleh Presiden Prabowo yang sangat konsisten dengan lingkungan. Begitu pula Paslon Nomor 1 Mulia-PAS untuk Bali dan Paslon Nomor 1 Suya-Dinata untuk Kabupaten Badung menunjukkan kepeduliannya, terbukti beberapa kali hadir dalam kegiatan bersih-bersih ini.

“Semoga gerakan ini bisa menginspirasi, faktanya banyak wisatawan ikut bergabung, juga kelompok-kelompok masyarakat, karena harus disadari bahwa kebersihan adalah bagian dari iman dan kebersihan adalah syarat mutlak dari sebuah kehidupan, kehidupan yang bersih pasti sehat, dan sebaliknya, apalagi destinasi punya empat syarat mutlak dan esensial yang salah satunya adalah kebersihan, oleh karena itu kita biasakan masyarakat dan wisatawan untuk menyikapi kebersihan ini secara bijaksana terutama ketika melihat sampah plastik dalam bentuk kecil kadang kita abai, kita berharap ada kesadaran misalnya bekas bungkus kacang atau apapun itu kalau tidak ada tempat sampah agar dimasukkan ke saku,” jelasnya.

BACA JUGA :  Autogate Imigrasi bikin Wisatawan Nyaman, Autodefisit APBD Badung bikin Tanda Tanya

Upaya ini membutuhkan keteladanan dan kontinuitas. Apapun kegiatan itu kalau berjalan tidak berkelanjutan maka tidak akan bisa menginfeksi terlalu banyak. Khusus di Pantai Legian dilibatkan seluruh pelaku usaha yang ada di wilayah Kelurahan Legian secara bergiliran setiap minggu. Small is Beautiful, meskipun terlihat kecil yang kita lakukan tetapi manfaatnya bisa memberikan dampak yang luas bagi masyarakat dan wisatawan.

“Oleh karena itu doa kami semoga Mulia-PAS bisa mendapatkan amanah untuk menjadi gubernur dan wakil gubernur Bali, kemudian Suya-Dinata bisa menjadi bupati dan wakil bupati Badung, karena faktanya mereka sangat konsen dan lebih dari tiga kali mereka hadir di kegiatan kita, itu artinya ada kepedulian yang bagi kami menjadi stimulus atau dorongan power agar termotivasi untuk tetap melaksanakan kegiatan ini sebagai wujud berbakti kepada pertiwi dalam rangka menjaga destinasi tetap bersih, indah dan lestari,” papar Puspa Negara.

Dikaitkan dengan upaya bersih-bersih korupsi yang gencar dilakukan oleh Presiden Prabowo saat ini, Puspa Negara menegaskan bahwa bersih-bersih itu tidak hanya dilakukan pada lingkungan, tapi ada anekdot bahwa koruptor pun disebut “sampah masyarakat” yang juga harus dibersihkan. Di satu sisi bersih-bersih lingkungan, di sisi lalin bersih-bersih kinerja di pemerintahan dan unit-unit lainnya.

BACA JUGA :  Kolaborasi, Perupa Suklu dan Penulis Mas Ruscitadewi Luncurkan Buku "Nawa Sena"

“Kami sangat mendukung program pak Prabowo untuk melakukan bersih-bersih, dan kami yakin hal ini dilakukan untuk mewujudkan clean government dan good governance,” pungkasnya. (IGP)

Related Posts