July 27, 2021
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Tuntaskan Vaksinasi, The Nusa Dua Menuju Green Zone dan Siap Jadi Contoh Destinasi Aman dan Nyaman

LiterasiPost.com, Badung –
The Nusa Dua telah menuntaskan program vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan daerah pendukung guna mewujudkan Green Zone atau area bebas Covid-19 dalam upaya pemulihan pariwisata Bali.

Pada 30 Juni 2021 lalu, vaksinasi tahap II telah diselenggarakan bagi pelaku pariwisata yang belum mendapatkan vaksinasi karena terkendala faktor medis pada program sebelumnya serta masyarakat desa penyangga kawasan The Nusa Dua dengan total 727 orang. Yang termasuk desa penyangga meliputi Desa Adat Bualu, Desa Adat Peminge dan Desa Adat Kampial.

BACA JUGA :  Wamen BUMN II Tinjau Vaksinasi Covid-19 di The Nusa Dua

Pelaksanaan vaksinasi ini dikoordinir oleh ITDC bekerjasama dengan Kelurahan Benoa, Satgas Covid-19 Kelurahan Benoa, Puskesmas Kuta Selatan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dan manajemen Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menerjunkan 7 tim yang terdiri dari 72 tenaga kesehatan. Dengan begitu, 8.671 pelaku pariwisata di dalam kawasan dan 437 masyarakat desa penyangga telah lengkap menerima vaksin Covid-19.

“Kami gembira telah menyelesaikan program vaksinasi bagi seluruh pekerja pariwisata di kawasan The Nusa Dua serta masyarakat dari tiga desa penyangga kawasan. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program vaksinasi di The Nusa Dua. Kami yakin tuntasnya program vaksinasi ini akan mendukung upaya mewujudkan The Nusa Dua sebagai Green Zone Destination di tengah pandemi Covid-19,” ujar Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita.

BACA JUGA :  Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelajar dan Warga Papua di Bali

Seperti diketahui, The Nusa Dua bersama Ubud dan Sanur telah dicanangkan Pemerintah sebagai Green Zone Destination atau kawasan bebas Covid-19 dalam upaya menghidupkan kembali pariwisata Bali. Green Zone diwujudkan untuk membuat wisatawan merasa aman dan nyaman saat berwisata, baik karena penerapan protokol kesehatan yang ketat maupun vaksinasi menyeluruh terhadap masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di zona atau kawasan tersebut, berikut desa-desa penyangganya.

Ketiga Green Zone pariwisata di Bali ini dicanangkan dalam upaya membentuk travel bubble atau travel corridor arrangement yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan pariwisata di tengah pandemi dengan mendatangkan turis mancanegara.

BACA JUGA :  PPKM Darurat, Bali Safari Tutup Sementara

“Dengan rampungnya vaksinasi bagi pelaku pariwisata serta masyarakat desa penyangga, sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) yang telah kawasan dan tenant The Nusa Dua kantongi, serta dengan selalu mengimplementasikan protokol kesehatan yang ketat dalam kawasan, The Nusa Dua siap menjadi percontohan daerah tujuan wisata aman dan nyaman di tengah pandemi guna mendukung program-program pemulihan pariwisata yang direncanakan Pemerintah,” tutup Ardita. (igp/r)

Related Posts