Semrawut! Parkir Pinggir Jalan Padma dan Sahadewa Legian Segera Ditata ◾️Diupayakan Drop Zone dan Parkir Miring 45 Derajat

LITERASIPOST.COM – LEGIAN | Padatnya lalulintas ditambah parkir kendaraan di badan jalan dan trotoar, mengakibatkan kawasan Jalan Sahadewa dan Jalan Padma Legian, Kuta, terkesan semrawut. Kondisi tersebut tentu merugikan semua pihak, terutama warga setempat dan wisatawan, serta berpengaruh buruk pada penurunan citra destinasi Legian.
Oleh karena itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung I Wayan Puspa Negara, S.P., M.Si yang juga sebagai tokoh masyarakat Legian, memfasilitasi keluhan warga terutama krama Banjar Legian Kelod agar dilakukan penataan parkir dan marka jalan/marka parkir di ruas jalan tersebut, yang diawali dengan melakukan pertemuan koordinasi sekaligus supervisi/inspeksi lapangan.

Anggota Dewan I Wayan Puspa Negara (memakai topi) saat melakukan supervisi lapangan bersama pihak terkait, di antaranya Dinas Perhubungan. (Foto: Literasipost)
Acara ini berlangsung di Kantor Lurah Legian pada Jumat (16/5) yang dihadiri oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, Lurah Legian, kepolisian, Satpol PP, tokoh desa adat, kepala lingkungan, serta pelaku usaha setempat.
“Sesuai usul masyarakat untuk membuat tertib lalu lintas dan juga terbit semua masyarakat di Jalan Sahadewa dan Jalan Padma, kita berencana membuat pilot project penataan parkir di kedua ruas jalan ini”, kata Puspa Negara.
Lanjutnya, setelah dilakukan supervisi di lapangan, yang mungkin dilakukan adalah pembuatan drop zone untuk kendaraan roda empat sehingga tidak bisa parkir di sepanjang jalan. Selain itu akan diupayakan pembuatan marka parkir sepeda motor dengan kemiringan 45 derajat.
“Sekali lagi upaya ini akan dijadikan pilot project penataan parkir dan juga penataan estetika kawasan di Kelurahan Legian. Kita akan coba dia opsi ini dulu, dan secara administratif pada hari Senin kita akan bersurat ke Pemkab Badung yang berisi permohonan pembuatan marka drop zone dan marka parkir miring 45 derajat untuk sepeda motor. Jadi tidak ada parkir mobil di Jalan Sahadewa dan Jalan Padma”, tegasnya.
Ada pula masukan untuk parkir kendaraan sepeda motor maupun roda empat agar memanfaatkan area parkir di Legian Golden Square. Selain pembuatan marka, warga dan para pelaku usaha setempat juga menginginkan agar dilakukan pengawasan secara berkala oleh pihak berwenang seperti kepolisian sehingga lalulintas di kawasan Jalan Sahadewa dan Jalan Padma tidak semrawut lagi. (L’Post)














