Simbol Kebangkitan, SMK TI Bali Global Kenalkan Logo Baru

LITERASIPOST.COM, DENPASAR | Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Informasi (SMK TI) Bali Global di bawah naungan Yayasan Widya Dharma Shanti (WDS) yang juga membawahi ITB STIKOM Bali, kini memiliki logo baru. Peluncuran logo baru sekolah tersebut berlangsung di aula ITB STIKOM Bali, Renon-Denpasar, Jumat (21/1/2022).
Turut hadir Pembina Yayasan WDS, Prof. Dr. I Made Bandem, MA sekaligus melakukan peluncuran logo baru SMK TI Bali Global; Ketua Yayasan Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si.Ak; Wakil Ketua Yayasan I Made Marlowe Bandem; Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan sekaligus Ketua Tim Pengembang SMK TI Bali Global; serta Kepala SMK TI Bali Global se-Bali.
Rektor ITB STIKOM Bali sekaligus Ketua Tim Pengembang SMK TI Bali Global, Dr. Dadang Hermawan menyampaikan bahwa tim ini telah dibentuk sejak Agustus 2021 dan salah satu tugasnya adalah mensosialisasikan digitalisasi kepada masyarakat. Harapannya agar masyarakat bisa mengenal IT atau digitalisasi lebih awal sehingga pada akhirnya berkeinginan untuk menempuh pendidikan di SMK TI Bali Global.
Tugas lainnya adalah mengganti logo sekolah, karena logo yang lama dipandang sudah tidak relevan dengan kekinian.

Logo baru SMK TI Bali Global. (Foto: ist)
“Pada awalnya desain logo baru ini kami lombakan, dan dimenangkan oleh staf dan mahasiswa kami, yaitu I Gede Harsemadi, S.Kom, MT (dosen ITB STIKOM Bali) bersama IGA Amalia Aryanti (mahasiswa),” kata Dadang.
Pihaknya juga berterima kasih kepada para pendiri dan yayasan beserta jajaran yang selalu bekerja sama memberikan bimbingan dan masukan untuk pengembangan SMK TI Bali Global. Dikatakan, di Bali terdapat tujuh SMK TI Bali Global, yaitu di Denpasar, Singaraja, Badung, Karangasem, Jimbaran, Klungkung serta SMK Pandawa Bali Global.
Pembina Yayasan WDS, Prof. Dr. I Made Bandem, MA mengatakan filosofi yang terkandung pada logo baru ini tidak jauh berbeda dengan logo lama. Ada 3 hal utama di dalamnya, yaitu hakekat (filosofis), estetika (keindahan) dan makna (arti).
“Secara estetis, logo baru ini diwujudkan ke dalam Tri Angga (kepala, badan dan kaki), lalu secara filosofi berlandaskan pada falsafah Tri Hita Karana, yakni keharmonisan yang dicapai dari hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia serta manusia dengan alam. Juga diperkuat dengan Trilogi Pendidikan,” urai Bandem.

Filosofi dan makna logo baru SMK TI Bali Global. (Foto: ist)
*Kenapa Logo Diganti?*
Prof. Bandem menjelaskan bahwa tidak ada yang salah dengan logo lama. Namun, perubahan itu adalah hal yang abadi (dinamis) dan tidak bisa dielakkan. Suatu perubahan yang nantinya bisa mewujudkan SMK TI Bali Global menjadi “Center of Excellence” atau Pusat Keunggulan di tingkat pendidikan menengah vokasi khususnya bidang teknologi informasi.
Pihaknya menegaskan bahwa logo baru ini menjadi simbol kebangkitan, yakni bangkit di tengah pandemi. Perubahan logo juga dimaksudkan untuk menyelaraskan pendidikan dengan dunia kerja dan industri sehingga mampu menepis stigma bahwa SMK TI Bali Global mencetak pengangguran.
“Maksud lainnya adalah membangun atmosfer sekolah yang lebih kondusif, nyaman dan berkarakter; meningkatkan mutu pendidikan SMK TI Bali Global dengan melengkapi sarana dan prasarana seperti laboratorium; meningkatkan kemampuan atau kompetensi para guru dan pegawai administrasi melalui Diklat; menjaga identitas serta meningkatkan program internasional melalui program magang dan belajar di luar negeri,” pungkas Bandem. (igp)














