April 17, 2026
Home Posts tagged Ojk (Page 26)
NASIONAL

Survei OJK Triwulan II-2024: Persepsi Optimisme Perbankan Meningkat di Tengah Ketidakpastian Global

LITERASIPOST.COM – JAKARTA | Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan II-2024 melibatkan 95 bank responden menunjukkan responden makin optimis bahwa kinerja perbankan akan semakin baik pada triwulan II-2024. Berdasarkan data Maret 2024, porsi aset 95 bank tersebut mencapai sebesar 94,67% dari total aset bank umum. Optimisme perbankan tecermin dari Indeks
NASIONAL

OJK Dorong Peningkatan Literasi Keuangan Guru SD/MI Lewat ToT

LITERASIPOST.COM – JAKARTA | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya mempercepat peningkatan literasi keuangan masyarakat termasuk kepada kalangan guru yang merupakan bagian dari Sasaran Prioritas Penerima Program Edukasi berdasarkan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021-2025. OJK menggelar Training of Trainers (ToT) bagi para guru SD/MI
NASIONAL

Antisipasi Digital Trust, OJK Bersama AFTECH dan AFSI Luncurkan Panduan Strategi Anti-fraud Penyelenggara ITSK

LITERASIPOST.COM – BANDUNG | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) meluncurkan Panduan Strategi Anti-Fraud Penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) untuk memitigasi praktik fraud dan membangun kepercayaan masyarakat. Peluncuran Panduan Strategi Anti-Fraud dilakukan Kepala
NASIONAL

Perkuat Kelembagaan BPR/BPR Syariah Lewat POJK 7/2024

LITERASIPOST.COM – JAKARTA | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 7 Tahun 2024 (POJK 7/2024) tentang Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPR Syariah) untuk mengakselerasi penguatan aspek kelembagaan industri BPR dan BPR Syariah sesuai amanat Undang Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang
NASIONAL

OJK Nilai Kinerja Industri Perbankan Nasional Masih Stabil

LITERASIPOST.COM – JAKARTA | Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Senin (13/5/2024) menyebutkan stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga stabil dengan kinerja intermediasi yang kontributif. Kondisi tersebut didukung oleh likuiditas yang memadai dan tingkat permodalan yang kuat di tengah peningkatan ketidakpastian global