May 18, 2026
EKONOMI & PERBANKAN

TPID Denpasar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Jelang Nyepi dan Idul Fitri

LITERASIPOST.COM – Denpasar | Pemerintah Kota Denpasar bersama Bank Indonesia Provinsi Bali memperkuat sinergi pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Nyepi dan Ramadhan serta Idul Fitri melalui pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar yang diselenggarakan pada 10 Maret 2026 di Kantor Walikota Denpasar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara; dan dihadiri oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Ronald D. Parluhutan; Turut Hadir Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya; Kepala BPS Kota Denpasar I Made Juli Ardana; Manajer Supply Chain Perum Bulog Denpasar Eko Yudi Miranto; serta perangkat daerah anggota TPID Kota Denpasar.

BACA JUGA :  Prodi MKN FH UNUD dan FH UNPAD Bersama Adakan Seminar Nasional

Dalam arahannya, Walikota Denpasar menyampaikan apresiasi kepada TPID Kota Denpasar serta Bank Indonesia

Provinsi Bali atas sinergi, dukungan, dan pendampingan dalam pelaksanaan berbagai program pengendalian inflasi

di Kota Denpasar. Beliau menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi selama ini telah dilaksanakan secara

konsisten melalui koordinasi lintas instansi serta implementasi berbagai program strategis daerah. Walikota juga

mengingatkan agar seluruh pihak tetap mencermati dinamika global, khususnya perkembangan situasi di kawasan

Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM), yang selanjutnya dapat berdampak

pada biaya transportasi, subsidi pemerintah, serta mendorong kenaikan harga berbagai komoditas lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia Provinsi Bali menyampaikan apresiasi atas komitmen kepala daerah dalam

memperkuat pengendalian inflasi melalui TPID Kota Denpasar, khususnya menjelang periode HBKN. Deputi Kepala

Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali juga menyampaikan perkembangan inflasi Provinsi Bali dan Kota Denpasar

serta berbagai tantangan yang dihadapi, antara lain dinamika global seperti konflik di kawasan Timur Tengah yang

berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia. Lebih lanjut, disampaikan pula outlook inflasi serta strategi

pengendalian inflasi yang perlu ditempuh, baik dalam jangka pendek menjelang Nyepi dan Idul Fitri berupa

pelaksanaan Operasi Pasar Murah, akselerasi Kerja Sama Antar dan Intra Daerah, serta optimalisasi komunikasi publik

maupun dalam jangka panjang melalui penguatan ketahanan pasokan dan koordinasi kebijakan. Langkah-langkah

tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga sehingga inflasi di Kota Denpasar dan Provinsi Bali tetap berada

dalam kisaran sasaran sebesar 2,5±1% pada tahun 2026. Selain itu, Bank Indonesia juga menyampaikan berbagai

dukungan dan bentuk fasilitasi terhadap pengembangan ekonomi di Kota Denpasar.

Senada dengan hal tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar memaparkan perkembangan inflasi terkini

beserta komoditas yang menjadi penyumbang inflasi maupun deflasi. BPS menyoroti kondisi ketersediaan bahan

makanan yang belum sepenuhnya stabil akibat cuaca ekstrem serta perlunya antisipasi peningkatan permintaan

menjelang hari raya Nyepi dan Idul Fitri. BPS juga menyampaikan agenda pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang

diharapkan dapat memperkuat basis data statistik ekonomi sebagai landasan dalam perencanaan dan perumusan

kebijakan pembangunan daerah.

Sementara itu, Perum Bulog menyampaikan informasi mengenai ketersediaan cadangan pangan pemerintah di Bali,

proses serta realisasi pengadaan pangan, serta capaian penyaluran bantuan pangan sepanjang tahun 2025. Bulog

juga menyampaikan bahwa stok beras memadai, termasuk untuk kebutuhan HBKN Nyepi, Ramadan, dan Idulfitri.

Bulog juga menegaskan komitmennya untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan operasi pasar dan gerakan pangan

murah bersama perangkat daerah anggota TPID guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan

pokok.

Sebagai penutup, Pemerintah Kota Denpasar bersama Bank Indonesia dan seluruh anggota TPID berkomitmen untuk

terus memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga, memastikan

ketersediaan pasokan pangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar yang berkelanjutan.  (L’Post/r)

 

Related Posts