February 27, 2021
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Trafik Penerbangan Turun, Bandara Ngurah Rai Optimalkan Jam Operasional

LiterasiPost.com, Badung –
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali mengoptimalkan jam operasional dengan menyesuaikan trafik penerbangan eksisting mulai Kamis (18/2/2021).

Kebijakan ini telah disetujui melalui Nomor Notice To Airmen (NOTAM) A0363/21 tentang Perubahan Waktu Operasional Bandara dan melalui rapat bersama pihak terkait di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

BACA JUGA :  Pengurus DEPETA dan DPD ASITA 1971 Bali Periode 2020-2024 Dikukuhkan, Komit Gelar BBTF

Keputusan perubahan jam operasional tersebut yang sebelumnya pukul 07.00 – 23.00 WITA menjadi pukul 07.00 – 20.00 WITA melihat pergerakan penurunan trafik penerbangan.

“Memperhatikan pergerakan pesawat udara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kami mengambil langkah optimalisasi jam operasional yang dimana tingkat pergerakan pesawat udara perjamnya 10-14 pesawat udara eksisting yang bisa dioptimalkan, untuk kapasitas yang kami miliki bisa melayani 18 pesawat udara perjamnya,” kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado.

BACA JUGA :  Karantina OTG GR dan Nakes Covid-19, Klungkung Masih Siapkan Hotel

“Adapun kesiapannya, kami telah melakukan koordinasi kepada pihak terkait utamanya maskapai agar segera menyesuaikan jam operasional yang ada di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, selain itu maskapai juga harus menginformasikan kepada calon penumpang jika ada dampak perubahan jam operasional,” jelasnya.

Secara rinci Herry mengungkapkan perubahan jam operasional ini dimulai 18 Februari 2021 beroperasi selama 13 jam yakni pukul 07.00 – 20.00 WITA yang sebelumnya 07.00 – 23.00 WITA atau selama 16 jam. Optimalisasi ini sifatnya dapat diperpanjang maupun diperpendek sesuai kondisi trafik penerbangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

BACA JUGA :  Bali Safari Park dan Mara River Safari Lodge Raih Sertifikat CHSE dari Kemenparekraf

“Meskipun demikian kami akan terus menjaga tingkat layanan yang diberikan, utamanya memastikan penerapan protokol kesehatan dan kenyamanan selama berada di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” tutup Herry. (igp/r)

Related Posts