September 9, 2026
BALI

TUMPYAK Berbagi Kepedulian dan Menebar Kebahagiaan

LITERASIPOST.COM – Denpasar | TUMPYAK, organisasi yang dibentuk oleh sekumpulan remaja belasan tahun, menunjukkan dedikasi dan kepeduliannya kepada sesama. Kegiatan ini sekaligus mematahkan pandangan negatif di kalangan masyarakat, dimana organisasi remaja sering kali dianggap nakal atau identik dengan kenakalan remaja.

Bakti sosial organisasi TUMPYAK dengan tajuk “Berbagi Kepedulian, Menebar Kebahagiaan” di Panti Asuhan Dharma Jati Denpasar. (Foto: ist/Literasipost) 

TUMPYAK saat ini beranggotakan sekitar 124 orang, terdiri dari remaja SMP hingga SMA.

“Kegiatan organisasi kami setiap tahunnya berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat luas, seperti bersih-bersih pantai atau selokan di musim hujan, membersihkan tembok-tembok sekolah yang dicorat-coret sembarangan, penyerahan bantuan tempat sampah untuk tempat suci, serta yang hari ini (19/7) dilaksanakan adalah kunjungan ke Panti Asuhan Dharma Jati Denpasar”, ungkap Ketua TUMPYAK, Aditya Pramana.

Ditambahkannya, kegiatan ini merupakan hasil dari bazar baju kaos yang rutin dibuat setiap tahun sebagai salah satu program komunitas.

“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat luas, bahwa komunitas kami bukan hanya grup remaja semata, dan kami selalu menanamkan pada anggota agar bisa menunjukkan sikap baik di masyarakat, sehingga kesan kenakalan remaja bisa kami patahkan. kami juga ingin membuktikan kalau kami mampu hadir di tengah masyrakat dengan nilai positif”, ucap Sekretaris TUMPYAK, IGN Rahadian.

BACA JUGA :  Prodi Doktor Ilmu Akuntansi UNUD Gelar Webnas Saturday Student Club

Rahadian berharap program-program bermanfaat ke depannya bisa terus dilanjutkan. Organisasi yang beranggotakan anak-anak remaja ini juga berada dibawah pengawasan orang tua masing-masing. Setiap orang yang ingin masuk organisasi ini harus diketahui oleh orang tua masing-masing. Berdiri di tahun 2023 dan mampu eksis hingga saat ini, menunjukkan bahwa organisasi ini mampu memberikan program-program terbaiknya di masyatakat.

“Ke depan kami berharap bisa memberikan program kerja yang lebih baik lagi dan yang lebih mengena ke masyarakat, sehingga kita generasi muda bisa semakin kreatif dalam belajar berorganisasi, dan tidak ada lagi pemikiran komunitas remaja yang dinilai negatif”, pungkas Aditya. (L’Post/r)

Related Posts