September 10, 2026
EKONOMI & PERBANKAN

Pertegas Model Kepemimpinan, Arya Amitaba Siap Luncurkan Buku Lawar Leadership dan Transformasi Budaya Perusahaan

LITERASIPOST.COM – Gianyar | Rangkaian penyelenggaraan Stakeholder Gathering BPR Kanti 2026 pada 1 Juni 2026 mendatang akan diisi agenda strategis di antaranya peluncuran “Transformasi Budaya Perusahaan BPR Kanti” meliputi logo, visi misi, core values, taglines dan budaya kerja BPR Kanti, serta peluncuran buku “Lawar Leadership”: inspirasi kepemimpinan berbasis kearifan lokal dan semangat transformasi.

Direktur Utama BPR Kanti, Made Arya Amitaba, MM mengatakan kedua inisiatif tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan model kepemimpinan yang berakar pada kearifan lokal Bali. Sekaligus menjawab kebutuhan zaman akan tata kelola kelembagaan yang adaptif, humanis, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Dua Sektor Usaha Dongkrak Penerimaan Pajak Kanwil DJP Bali

Dikatakan, peluncuran ini menegaskan keyakinan bahwa transformasi organisasi yang berkelanjutan hanya dapat dibangun di atas fondasi budaya yang kuat, kepemimpinan berbasis nilai, dan keberpihakan nyata kepada komunitas.

“Momentum ini bukan sekadar peluncuran sebuah buku dan transformasi organisasi, Ini adalah peneguhan arah sebuah deklarasi nilai. Sebuah ikhtiar bersama untuk menghadirkan model kepemimpinan yang berakar kuat pada budaya, bertumbuh melalui transformasi, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat”, ujar Arya Amitaba saat press conference di Kantor Pusat BPR Kanti, Gianyar, Jumat (29/5).

Buku “Lawar Leadership” karya Made Arya Amitaba, KS Arsana, dan Ketut Susila Dharma ini, menghadirkan perspektif baru tentang kepemimpinan berbasis budaya Bali dengan mengangkat filosofi lawar – kuliner tradisional Bali. Sebagaimana seorang peramu lawar menyatukan berbagai bahan dengan penuh ketelitian, keseimbangan, dan rasa. Demikian pula seorang pemimpin dituntut mampu meramu keberagaman manusia, nilai, karakter, kompetensi, dan visi menjadi kekuatan kolektif yang utuh, berbagai unsur yang berbeda namun menyatu dalam harmoni rasa.

Buku ini menegaskan bahwa kepemimpinan sejati bukan hanya kemampuan mengelola organisasi, melainkan kemampuan merawat kehidupan, kemampuan menjaga harmoni, kemampuan memuliakan manusia, dan kemampuan menghadirkan makna di tengah perubahan.

Buku ini lahir dari pengalaman nyata Made Arya Amitaba – sosok pemimpin yang berhasil mentransformasikan budaya kerja melalui pendekatan kepemimpinan berbasis nilai, baik dalam dunia profesional maupun dalam pengabdiannya di desa adat.

BACA JUGA :  Bank Indonesia bersama Stakeholder Terus Dorong Akselerasi Digital UMKM 4.0 di Bali

“Pesan utama buku ini sangat kuat, bahwa pemimpin sejati bukanlah mereka yang sekadar mengarahkan, tetapi mereka yang mampu meracik kehidupan bersama dengan rasa, nilai, dan kebijaksanaan”, jelasnya.

Terkait peluncuran “Corporate Culture Transformation”, Arya Amitaba menjelaskan transformasi ini menandai sebuah lompatan paradigma. Dari sekadar lembaga keuangan menjadi institusi yang hidup bersama masyarakat sebagai community bank  – bank yang berada di tengah lingkungan masyarakat setempat (dalam hal ini desa adat).

BPR Kanti percaya bahwa keberhasilan lembaga keuangan tidak cukup diukur dari pertumbuhan aset dan laba semata. Keberhasilan sejati harus diukur dari sejauh mana institusi mampu menciptakan manfaat, memperkuat kepercayaan, dan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.

Transformasi budaya ini dibangun di atas fondasi nilai “KANTI”, yaitu Kepedulian, Akuntabilitas, Nilai Tambah, Transparansi, dan Inovasi, serta diperkuat melalui budaya kerja “DKKB” yaitu Disiplin, Komunikasi, Kolaborasi, dan Belajar Berkelanjutan.

“Nilai-nilai tersebut bukan sekadar slogan. Ia adalah napas organisasi, kompas moral, dan fondasi perilaku seluruh insan BPR Kanti. Melalui transformasi ini, BPR Kanti menegaskan komitmennya untuk menjadi institusi yang tidak hanya kuat secara bisnis, tetapi juga kokoh secara sosial, budaya, moral, dan spiritual”, sebut Arya Amitaba.

Arya Amitaba menjelaskan momentum 1 Juni 2026 menjadi penanda penting bahwa masa depan Bali harus dibangun melalui kepemimpinan yang: berakar pada budaya, bertumbuh melalui transformasi, dan berorientasi pada kemaslahatan komunitas. Melalui peluncuran buku Lawar Leadership dan Corporate Culture Transformation BPR Kanti untuk Community Bank, ditegaskan sebuah pesan besar: membangun desa adat yang mandiri dan sejahtera dimulai dari kepemimpinan yang mampu meracik nilai, rasa, pelayanan, keteladanan, spiritualitas, dan transformasi dalam harmoni pengabdian. (L’Post)

Related Posts