November 2, 2026
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Gubernur Koster Buka PKB ke-48, 23 Ribu Seniman Terlibat

LITERASIPOST.COM – Denpasar | Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII (ke-48) Tahun 2026 pada, Sabtu (13/6) di Panggung Terbuka Ardha Candra (Art Center) Denpasar, yang ditandai dengan pemukulan gong. Hadir pula Wakil Menteri Pariwisata, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Pangdam IX/Udayana, dan Kapolda Bali.

Dalam momen tersebut diserahkan piagam penghargaan Karisma Event Nusantara, dimana Pesta Kesenian Bali ke-48 Tahun 2026 yang mengambil Tema: “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, resmi terpilih sebagai bagian dari 125 Karisma Event Nusantara 2026. Piagam Penghargaan diserahkan langsung oleh Wamen Pariwisata, Ni Luh Puspa kepada Gubernur Koster dan mendapatkan apresiasi dari Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Ketua DPRD Provinsi Bali, Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Walikota dan Bupati Se-Bali, Pimpinan Instansi Vertikal se-Bali, Pimpinan Perguruan Tinggi Se-Bali, para Seniman dan Budayawan, serta ribuan masyarakat.

BACA JUGA :  Tiga Bandara AP1 Raih Penghargaan Bandara Terbaik dari INACA

Tema PKB Tahun 2026 yang bermakna Memuliakan Jiwa Paripurna, yang selaras dengan upaya Kita bersama dalam memuliakan unteng Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali, kata Gubernur Koster berlangsung dari tanggal 13 Juni 2026 sampai 11 Juli 2026, dengan menyajikan 10 materi pokok, yaitu: Peed Aya (Pawai), Rekasadana (Pergelaran), Kandarupa (Pameran), Utsawa (Parade), Wimbakara (Lomba), Kriyaloka (Lokakarya), Widyatula (Sarasehan), dan Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni), Jantra Tradisi Bali atau Pekan Kebudayaan Daerah dan Bali World Culture Celeberation atau Perayaan Kebudayaan Dunia di Bali.

Jantra Tradisi Bali merupakan apresiasi budaya untuk penguatan dan pemajuan kearifan lokal, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, pengobatan tradisional, permainan tradisional, serta olah raga tradisional Bali. Sedangkan Perayaan Kebudayaan Dunia di Bali adalah kegiatan apresiasi budaya dalam upaya mewujudkan Bali sebagai Pusat Kebudayaan Dunia (Bali Padma Bhuwana).

“Kebesaran dan kemegahan Kebudayaan Bali kini telah mendapat pengakuan dunia sehingga melalui kebudayaan, Bali mampu bersaing di tataran pergaulan internasional,” ujar Gubernur Koster yang dengan konsisten melakukan Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali melalui Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020.

BACA JUGA :  Bangunan Rampung, UNUD Adakan Upacara Pamelaspasan

Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya juga menekankan bahwa Pesta Kesenian Bali tahun ini, didukung oleh banyak Seniman, yaitu 23.936 orang, partisipasi sebanyak 307 sekaa/sanggar/yayasan seni baik lokal, nasional, maupun internasional.

Pesta Kesenian Bali juga menjadi wahana etalase produk kerajinan dan kriya yang berkualitas dan unggul, yang diikuti oleh sebanyak 124 IKM dan 72 UMKM, mengikuti pameran secara gratis. (L’Post/r)

Related Posts