April 20, 2024
GAYA HIDUP & TEKNOLOGI

Antisipasi DBD, Masyarakat Diimbau Lakukan PSN Dengan 3M Plus Mandiri

LiterasiPost.com, Denpasar –
Di tengah mewabahnya pandemi Covid-19, Pemkot Denpasar juga mengajak masyarakat untuk tidak lengah terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, saat ini sedang musim hujan sehingga potensi penularan DBD menjadi tinggi. .

“Ya, walaupun saat ini kita sedang masa pencegahan dan penanganan Covid-19, kita juga wajib mewaspadai penyakit DBD,” ujar Kabid Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. IB Eka Putra, Selasa (23/2/2021).

BACA JUGA :  FKH UNUD dan Animal Australia Laksanakan Pengabdian Penanganan Kesehatan Anjing dan Kucing Terlantar

Lebih lanjut dijelaskan, guna meminimalisir kasus DBD di Kota Denpasar, fogging serentak telah dilaksanakan secara masif dan menyeluruh. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar secara mandiri. Hal ini dapat dilaksanakan dengan pemantauan jentik nyamuk secara berkala dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara mandiri.

“Fogging hanya membasmi nyamuk dewasa saja, sedangkan jentik-jentik tidak terbunuh, dan fogging hanya membasmi nyamuk saat hari itu saja, besoknya bila ada nyamuk baru yang lahir dari jentik tidak akan terbunuh,” jelasnya.

BACA JUGA :  Alumni SMKN 1 Denpasar dan SMAN 1 Tabanan Sabet "Putra-Putri Kampus ITB STIKOM Bali 2022"

“Gerakan 3M Plus, yakni Menguras, Menutup, Menyingkirkan/Mendaur Ulang, dan Menaburkan bubuk Larvasida (Abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, dapat dilakukan rutin secara mandiri minimal seminggu sekali, sedangkan fogging masal sudah dilaksanakan oleh pemerintah desa/kelurahan,” imbuhnya.

Eka Putra juga berharap masyarakat secara aktif untuk menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari adanya genangan air di rumah atau wilayah sekitar rumah.

BACA JUGA :  Perangi Narkoba di Buleleng, Agung Intan Tekankan Upaya Sosialisasi Intens

Selain itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk memantau tempat penampungan air yang potensial positif jentik secara berkelanjutan, memelihara ikan pemakan jentik, memakai lotion anti nyamuk, menggunakan kasa nyamuk pada setiap lubang ventilasi rumah, tidak membiasakan diri menggantung pakaian di sembarang tempat serta meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan

“Mari bersama mencegah DBD, selain juga waspada penyebaran Covid-19,” ajaj dr. IB Eka Putra. (igp/r)

Related Posts