May 13, 2021
NASIONAL

Pacu Inovasi, Dirut Pegadaian Raih Best CEO 2020

Literasipost.com, Jakarta –
Direktur Utama PT Pegadaian Persero, Kuswiyoto meraih predikat Indonesia Best CEO Pilihan Karyawan di Era Pandemi versi Majalah SWA. Terpilihnya Kuswiyoto karena dinilai berhasil memacu inovasi digital dan mendorong kinerja bisnis melalui kolaborasi dengan berbagai institusi.

Apresiasi penghargaan Best CEO Pilihan Karyawan di Era Pandemi ini telah melalui penilaian dan proses yang panjang, dimana survei telah dilaksanakan dari Oktober- Desember 2020. Bagi CEO yang hendak mengikuti survei, harus menunjukan kinerja bisnis yang bagus dan memiliki komitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) di era kepemimpinannya.

BACA JUGA :  PLN Gelar Bedah Buku 75 Tahun Perjuangan Menerangi Negeri

Chief Editor SWA Group, Kemal E. Gani mengatakan parameter penilaian menggunakan konsep leadership yang dikembangkan oleh Franklin Cove, yaitu The 4 Essential Roles of Leadership, yang merupakan penyempurnaan dari konsep Four Roles of Leadership. Melalui parameter tersebut seorang CEO harus memiliki kemampuan yaitu Inspire Trust (membangun kepercayaan pada karyawan di tengah perubahan agar perusahaan survive), Create Vision (mengkreasikan purpose/tujuan perusahaan), Execute Strategy (mengesekusikan strategi), dan Coach Potential (kemampuan menempatkan orang yang tepat di organisasi).

“Apresiasi penghargaan best CEO kali ini kami berikan bobot lebih tinggi untuk parameter Inspire Trust dan Execute Strategy. Adapun detail bobot penilaian yaitu Inspire Trust 30 persen, Create Vision 25 persen, Execute Strategy 30 persen dan Coach Potential 15 persen,” ujar Kemal.

BACA JUGA :  Terimakasih Irjen Pol Golose, Selamat Datang Kapolda Bali yang Baru

Kemal menambahkan pada survei pemilihan CEO terbaik, melibatkan minimal 30 responden yang merupakan karyawan dari perusahaan itu sendiri. Melalui metode tersebut terpilihlah 13 CEO terbaik tahun 2020 dengan indeks BEST CEO di atas 90.

“Kami lakukan survei dengan mengedepankan parameter The 4 Essential Roles of Leadership, untuk menjawab tantangan CEO di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity). Lalu setelah itu kami lakukan proses validasi dan pengelohana data survey. Setelah kami lakukan penilaian, terpilihlah 13 CEO terbaik tahun 2020, dimana salah satunya adalah Direktur Utama PT Pegadaian Persero, Kuswiyoto,” ucap Kemal.

BACA JUGA :  Bandara Ngurah Rai Kembali Sabet BUMN CSR Awards

Sementara Direktur Utama PT Pegadaian Persero, Kuswiyoto mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diberikan oleh Majalah Swa. Menurutnya, penghargaan ini akan terus memacu perseroan untuk terus menciptakan inovasi baru sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Kuswiyoto juga menjelaskan, selama tahun 2020 perseroan telah berinisiatif meluncurkan berbagai program untuk menyokong laju bisnis perusahaaan dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Program tersebut salah satunya yaitu Gadai Peduli (Gadai Tanpa Bunga) merupakan program yang memberikan pinjaman senilai Rp 1 Juta Rupiah. Selain itu program ini juga telah relaksasi dengan memberikan perpanjangan masa jatuh tempo lelang dari 15 hari menjadi 30 hari, dan relaksasi kredit mikro berupa pembebasan denda keterlambatan angsuran serta restrukturisasi pinjaman.

BACA JUGA :  Permudah Pelanggan Tambah Daya, PLN Hadirkan Paket Ramadan Peduli dan Ramadan Berkah

“Di masa pandemi kami meluncurkan program Gadai Peduli, yang dikhususkan bagi masyarakat dan UMKM yang memiliki kesulitan untuk mengembangkan usaha dan mencukupi kebutuhan ekonomi,” kata Kuswiyoto.

Sepanjang tahun 2020, Pegadaian terus menunjukan kinerja positif yag terbukti dari meningkatnya pendapatan usaha sebesar 24,27 persen dari tahun 2019 sebesaar Rp17,67 triliun menjadi Rp21,96 triliun. Sementara itu dari sisi Aset naik 9,40 persen dari tahun 2019 sebesar Rp65,32 triliun menjadi Rp71,47 triliun di tahun 2020. Lalu untuk jumlah nasabah mengalami peningkatan sebesar 22,15 persen dari 13,86 juta orang menjadi 16,93 juta orang Adapun omset pembiayaan yang disalurkan terdapat peningkatan 13,34 persen dari tahun 2019 sebesar Rp145,63 triliun menjadi Rp165,06 triliun pada tahun 2020. (igp/r)

Related Posts