November 3, 2026
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Beach Clean Up Ciptakan Habit dan Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah

LITERASIPOST.COM – Legian | Tim WPN (Wayan Puspa Negara) bersama komunitas BumiKita senantiasa mengajak stakeholder pariwisata dan pelaku usaha di wilayah Kelurahan Legian, Kabupaten Badung, Bali, untuk menjaga kebersihan lingkungan khususnya pantai melalui gerakan Beach Clean Up di Pantai Legian. Gerakan ini dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan setiap hari Jumat pagi.

Kendati sedang bertugas di Jakarta, Wayan Puspa Negara selaku inisiator gerakan, tetap memantau kegiatan Beach Clean Up yang berlangsung pada Jumat (5/6). Puluhan pelaku usaha dan stakeholder pariwisata bergerak dengan sigap menelusuri area pantai untuk mengumpulkan sampah organik dan anorganik, serta plastik.

BACA JUGA :  Survei BI September 2024: Penjualan Eceran di Bali Meningkat

“Beach Clean Up tetap bergerak rutin setiap Jumat pagi bersama sahabat Puspa Negara. Sekalipun saya ada tugas di Jakarta, gerakan Beach Clean Up sebagai wujud bakti pada lingkungan tetap rutin berjalan karena memang sudah menjadi kebiasaan bagi para pelaku usaha untuk terpanggil melakukan gerakan bersih-bersih di pantai dalam turut menjaga Pantai Legian tetap bersih, sehat dan asri”, ungkap Wayan Puspa Negara lewat pesan WhatsApp.

Dikatakan, gerakan kolektif ini pada intinya bertujuan untuk menumbuhkan awareness dan habit (kebiasaan) setiap individu. Rumusnya adalah ketika kita menjaga lingkungan maka lingkungan akan menjaga kita. Jika setiap individu telah memiliki kebiasaan, niscaya Pantai Legian akan selalu bersih dan asri, sehingga destinasi ini tetap menjadi primadona untuk dikunjungi.

“Syarat utama sebuah destinasi adalah kebersihan. Kalau destinasi bersih, maka akan menarik kedatangan pengunjung atau wisatawan”, ujarnya.

Tak hanya itu, melalui gerakan Beach Clean Up ini juga digencarkan sosialisasi pemilahan sampah pada sumbernya. Sampah organik dan anorganik dipisahkan. Upaya ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Bali.

Pemilahan sampah saat kegiatan Beach Clean Up di Pantai Legian pada Jumat (5/6). (Foto: Literasipost)

“Kita harus mulai memiliki kebiasaan untuk memilah sampah, tidak hanya di rumah tapi juga di lingkungan sekitar termasuk pantai. Upaya ini harus digencarkan. Tidak ada satupun negara maju yang warganya tidak memilah sampah. Untuk itu, kita harus membiasakannya”, tegasnya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung ini meyakini bahwa pelaku usaha di kawasan Legian telah memiliki kesadaran untuk selalu hadir mengikuti gerakan Beach Clean Up setiap hari Jumat. Artinya, telah tercipta habit sejak gerakan ini dimulai sekitar lima tahun lalu.

“Tentu, gerakan ini akan kita laksanakan sepanjang hayat”, pungkas Wayan Puspa Negara. (L’Post)

Related Posts