March 9, 2021
POLITIK & INSTANSI

Darmika: Pilkel Harus Utamakan Demokrasi

LiterasiPost.com, Badung –
I Wayan Darmika kembali ikut “bertarung” pada Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Sibang Gede periode 2021-2027 yang akan berlangsung pada Minggu (7/2/2021).

Pernah menduduki jabatan sebagai Perbekel pada periode sebelumnya, tentu dalam pemilihan kali ini Darmika tidak muluk-muluk menawarkan program-program ke masyarakat. Pada intinya dirinya ingin melanjutkan program atau pembangunan yang sudah berjalan.

BACA JUGA :  Temu Media, Pangdam Tekankan Kesadaran Cegah Covid-19

“Saya ingin melanjutkan program-program yang sudah berjalan dan yang masih tertunda. Jika diberikan kepercayaan oleh masyarakat sebagai Perbekel kembali, maka semua itu akan saya lanjutkan di periode mendatang,” ujar Darmika saat ditemui di rumahnya, Banjar Pekandelan, Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, baru-baru ini.

Calon Perbekel nomor urut 3 ini menjelaskan, dalam membangun desa umumnya berpedoman pada konsep Tri Hita Karana. Di bagian Parhyangan (hubungan dengan Tuhan), akan dilakukan renovasi bangunan Pura Desa dan Puseh meliputi Bale Piyasan dan Bale Agung. Mengingat Pura tersebut termasuk cagar budaya maka bangunan-bangunan atau pelinggih yang sudah ada secara umum tetap dipertahankan dan kebetulan kondisinya masih baik.

BACA JUGA :  HUT ke-233 Kota Denpasar, Jaya Negara: Menuju Denpasar MAJU Dengan Konsep "Menyama Braya"

Di bagian Palemahan (hubungan dengan lingkungan), dirinya akan memprioritaskan pada sektor pertanian mengingat sekitar 85 masyarakat Desa Sibang Gede sebagai petani. “Dulu kami poskan dari Dana Desa untuk membantu 6 subak yang ada, yakni subak basah dan subak kering. Karena anggaran terbatas, belum semua subak mendapat bantuan. Di periode mendatang saya rancang bantuan lanjutan di antaranya untuk membangun jalan usaha tani,” ungkapnya.

Kemudian di bagian Pawongan (hubungan dengan sesama manusia), Darmika akan menggeliatkan sektor UMKM atau ekonomi produktif dengan membantu masyarakat ekonomi lemah seperti pedagang, tukang, dan petani. “Dulu lewat APBDes kita poskan bantuan Rp7,5 juta per orang, saya mau lanjutkan nanti, mudah-mudahan pandemi segera berlalu,” sebut pria yang juga mengabdikan dirinya sebagai Jro Mangku (rohaniwan) ini.

BACA JUGA :  Tangani Kasus Skimming, BNI Apresiasi Polda Bali

Guna meningkatkan pendapatan desa, dirinya punya pemikiran untuk mengembangkan potensi pariwisata. Kebetulan di desa ini terdapat Beji (sumber air suci) yang berada di dekat Pura Dalem Gede setempat yang bisa dikembangkan menjadi wisata spiritual. Lalu, di sekitar setra (kuburan) akan dibangun jogging track serta pengembangan wisata rafting.

Disinggung peluangnya untuk memenangkan Pilkel kali ini, Darmika hanya berserah kepada masyarakat. Baginya, yang utama adalah demokratis.

“Saya tidak mau melakukan intimidasi, saya hanya berharap masyarakat bisa melek demokrasi. Dari Pilkel ini saya ingin masyarakat teredukasi tentang demokrasi untuk generasi ke depan. Siapapun yang terpilih, tujuannya adalah mengabdikan diri untuk membangun desa agar terwujud desa yang aman dan nyaman. Mari ikuti pemilihan pada 7 Februari nanti,” tutupnya. (igp)

Related Posts