May 13, 2021
GAYA HIDUP & TEKNOLOGI

De Gajah Dilantik Jadi Ketua Pertina Bali, Emban Misi Peningkatan Prestasi

LiterasiPost.com, Denpasar –
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), Komaruddin Simanjuntak melantik Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gajah sebagai Ketua Umum Pertina Provinsi Bali Masa Bakti 2021-2025, Sabtu (17/4/2021) di Dharma Negara Alaya Art & Creative Hub Denpasar.

Hadir dalam agenda pelantikan Pertina Bali, yakni Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama dan Ketua Umum Koni Bali I Ketut Suwandi.

BACA JUGA :  Danrem Harap Makin Banyak Pendonor Plasma Konvalesen

Gubernur Koster dalam sambutannya mendukung pengembangan olahraga tinju yang bernaung dalam Pertina Bali dan Pusat. Terlebih, saat ini telah dilantik kepengurusan baru Pertina Bali yang dipimpim Made Muliawan Arya dengan harapan dapat meneruskan prestasi-prestasi olahraga tinju Bali baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan tersebut Koster juga menyampaikan dukungan kepada Pertina Bali untuk menggali bibit petinju andal sehingga mampu mengembalikan kejayaan Bali dalam dunia tinju di kancah nasional serta peningkatan prestasi dapat dimanfaatkan bagi para atlet tinju Bali. Di samping itu harapan nantinya di organisasi ini mampu menjadi ruang kolaborasi antara olahraga tinju dan kepariwisataan di Bali.

BACA JUGA :  Rayakan Hari Raya Berasa di Rumah Walau Tidak di Rumah Bersama tiket HOMES

“Ke depan kita akan kolaborasikan olahraga tinju dengan kepariwisataan di Bali yang tentunya ini menjadi peluang yang baik dari Bali sebagai destinasi wisata,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Arya Wibawa menyampaikan ucapan selamat kepada Made Muliawan Arya yang telah resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pertina Bali.

“Semoga mampu mengemban tugas pelayanan bagi insan atlet tinju, mampu memberikan peningkatan prestasi baik daerah, nasional hingga internasional,” ucapnya.

BACA JUGA :  ITO 2021 Digelar, Bahas Strategi Pariwisata Pasca Pandemi

Sementara Ketua Umum Pengurus Pusat Pertina, Komaruddin Simanjuntak menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali, Wayan Koster yang telah memberikan dukungan penuh kepada Pertina Bali, serta apresiasi kepada panitia dan pengurus Pertina Bali. Kepengurusan baru saat ini diharapkan dapat mengemban tugas dengan baik, menjunjung tinggi sportifitas seperti semboyan Pertina “Satria di dalam dan di luar ring”. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Adi Wiryatama selaku pengurus selama 20 tahun kepemimpinan di Pertina Bali dengan berbagai prestasi yang dicapai.

Secara aklamasi Made Muliawan Arya terpilih sebagai Ketua Umum dalam Musyawarah Provinsi Pertina Bali yang diharapkan dapat mengemban tugas dengan baik membawa prestasi Pertina Bali.

BACA JUGA :  GP Ansor, Aice dan Pemprov Bali Dukung Vaksinasi dan Disiplin Masker Dalam Melawan Covid-19

“Kami berharap kepengurusan baru ini mampu menunjukkan kekompakan dan melanjutkan semangat kepengurusan sebelumnya,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia pada era 80 hingga 90-an banyak melahirkan petinju amatir yang punya nama besar seperti Syamsul Anwar Harahap, Ellyas Pical, Albert Papilaya, Pino Bahari dan La Paena Masara. Mereka sukses di kancah profesional.

BACA JUGA :  Berlangsung Hingga 4 April, Vaksinasi di Zona Hijau Sanur Sudah Jangkau 30.389 Orang

Selain mengembalikan petinju amatir mulai usia dini, Pertina juga sudah menyiapkan visi dan misi lain mulai dari pembenahan sarana dan prasarana tinju yang ada di pusat dan daerah, membenahi organisasi, menambah frekuensi pertandingan minimal 15 kali dalam setahun dan sport science.

“Kami juga bakal mengembangkan sport tourism. Bahkan kami juga sudah mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata,” kata mantan Pangdam Udayana itu.

BACA JUGA :  Danrem Nilai Animo Remaja Bali Jadi Prajurit TNI AD Cukup Tinggi, Tapi Belum Maksimal

Untuk sport tourism, PP Pertina bakal menggelar kejuaraan di 10 titik lokasi pariwisata unggulan Tanah Air dengan konsep terbuka, namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Ini salah satu upaya untuk mendukung pariwisata sekaligus untuk memberi kesempatan petinju amatir untuk unjuk kemampuan,” kata Komaruddin. (igp/r)

Related Posts