July 28, 2021
EKONOMI & PERBANKAN

Dukung Bali Bangkit, BI Bersama Korem 163/WSA Gelar Donor Darah dan Plasma

LiterasiPost.com, Denpasar –
Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali bersama Korem 163/Wira Satya menggelar kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen di aula Makorem, Denpasar, Kamis (11/2/2021). Kegiatan tersebut juga serangkaian menyambut HUT ke-60 Korem 163/Wira Satya.

Turut hadir Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, Pimpinan Cabang Bank BRI Denpasar, CEO Pelindo serta seluruh Pimpinan dan prajurit TNI Korem 163/Wira Satya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Kartini, PLN UID Bali Beri Bantuan Kelompok Wanita Tani Nusa Dua

Kepala KPw BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho mengatakan kegiatan kemanusiaan donor darah ini menjadi salah satu wujud dukungan BI terhadap penanganan Covid-19 di berbagai sektor sosial ekonomi guna mempercepat Bali Bangkit yang bebas Covid-19.

“Ketersediaan darah atau komponen darah yang cukup dan memadai bagi masyarakat menjadi salah satu kebutuhan krusial terutama di masa pandemi seperti saat ini dan donor plasma konvalesen oleh penyintas Covid-19 menjadi kebutuhan untuk penyembuhan Covid-19,” ujar Trisno yang hadir langsung di tempat kegiatan.

Oleh karena itu, lanjutnya, selain melakukan aksi sosial langsung seperti donor darah ini, upaya lain menuju Bali Bangkit yang dapat dilakukan bersama-sama adalah membangkitkan roda perekonomian Bali melalui peningkatan efisiensi dan efektivitas sistem pembayaran dengan mengacu pada dimensi prinsip utama kebijakan sistem pembayaran yang CeMuMuAH, yaitu cepat, mudah, murah, aman dan handal yaitu QRIS.

BACA JUGA :  Dagang Dadakan Menjamur, Forum Pengelola Pasar Desa Mengadu ke Wali Kota Denpasar

“QRIS sebagai cara bayar nirsentuh, merupakan produk inovasi BI yang mengalami akselerasi sangat cepat sejalan dengan inovasi digitalisasi yang bergeser mengikuti prinsip cleanliness, health, safety, and environmental (CHSE),” jelasnya.

Pada acara aksi sosial tersebut, BI memberikan kesempatan bagi para pendonor untuk dapat memperoleh experience kanal pembayaran QRIS secara langsung dengan mendapatkan top up dompet elektronik secara gratis bekerjasama dengan BRI. Uang elektronik tersebut dapat digunakan untuk bertransaksi menggunakan QRIS di lingkungan Korem 163/Wira Satya seperti kantin, koperasi hingga tempat ibadah.

“Hal ini dilakukan untuk semakin meningkatkan experience penggunaan QRIS di wilayah Korem 163/Wira Satya yang pada tahun 2020 menjadi Korem pertama di Indonesia yang telah mengimplementasikan digitalisasi pembayaran berbasis QRIS di wilayah kerjanya,” imbuh Trisno.

BACA JUGA :  Dandim Jembrana Cek Progres Pra TMMD Hari Terakhir

Berdasarkan data BI, per 29 Januari 2021 di Provinsi Bali tercatat 183.068 merchant QRIS (bertambah hingga 160 ribu merchant atau 686 persen dibandingkan awal tahun 2020) dengan nominal transaksi mencapai angka Rp22,72 miliar dan volume transaksi sebanyak 269 ribu kali transaksi. Hal ini menunjukkan bahwa transaksi kanal pembayaran QRIS terus meningkat dengan signifikan setiap triwulannya selama tahun 2020.

Dengan total penyelenggaranya yang beroperasi di Bali mencapai 30 penyelenggara jasa pembayaran (PJP) maka diharapkan lebih 4,5 juta masyarakat Bali siap dilayani pembayaran menggunakan QRIS.

“Kegiatan bakti sosial kali ini yang menggandeng BRI sebagai salah satu penyelenggara jasa pembayaran menjadi salah satu strategi nyata intensifikasi QRIS di wilayah Bali,” sambungnya.

BACA JUGA :  Apel Kesiapan Personel Sebagai Tracer dan Vaksinator Covid-19, Kapolda Bali Ingatkan Tetap Jaga Diri

Selain itu, pada kegiatan ini BI Bali juga memberikan kesempatan kepada para pendonor untuk dapat menukarkan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia (UPK 75 Tahun RI) berbentuk uang kertas pecahan Rp75.000.

“Semoga segala upaya yang telah, sedang dan akan dilakukan dalam rangka penanganan Covid-19 dapat semakin mempercepat Bali Bangkit dan dapat terus bersama-sama bergotong-royong dan bersatu melewati ujian Covid-19 ini dengan baik serta berkontribusi positif bagi Bali dan Indonesia secara luas,” tutup Trisno. (igp/r)

Related Posts