July 31, 2021
PENDIDIKAN

Era New Normal, Ini Keuntungan Kuliah TI di ITB STIKOM Bali

Tetapi juga dengan menyiapkan generasi muda, menyiapkan anak-anak kita memasuki jenjang pendidikan yang sesuai dengan situasi sekarang dan ke depannya.

LiterasiPost.com, Denpasar –
Pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan masyarakat di seluruh dunia, yang disebut Era New Normal. Di masa ini hampir semuanya mengarah ke digitalisasi. Di Indonesia, Era New Normal sudah digaungkan sejak tahun 2020 lalu. Hanya saja, penyesuaian itu dinilai belum maksimal.

Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan mengatakan penyesuaian itu tidak cukup dengan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. “Tetapi juga dengan menyiapkan generasi muda, menyiapkan anak-anak kita memasuki jenjang pendidikan yang sesuai dengan situasi sekarang dan ke depannya,” kata Dadang saat ditemui di kampus ITB STIKOM Bali, Renon Denpasar, Minggu (13/6/2021).

BACA JUGA :  Bali UMKM Expo 2020, Geliatkan Ekonomi Bali di Masa Pandemi

Dadang meyakini, saat ini dan ke depan adalah eranya bisnis digital. Maka dari itu sejak tahun 2020 lalu ITB STIKOM Bali membuka Program Studi (Prodi) Bisnis Digital dan Prodi Teknologi Informasi (TI) untuk melengkapi Prodi Sistem Komputer, Prodi Sistem Informasi, dan Prodi Manajemen Informatika.

Prodi Bisnis Digital memiliki 5 konsentrasi, yakni Bisnis Perhotelan, Bisnis Kuliner, Bisnis Akuntansi Perpajakan, Digital Marketing, dan Digital Bisnis Seni Pertunjukan.

BACA JUGA :  Raih Akreditasi A, Kado Istimewa HUT ke-21 SMK PGRI 3 Denpasar

“Prodi Bisnis Digital ini menghasilkan lulusan yang menguasai teknologi informasi dengan dunia bisnis sehingga mampu bersaing di era digitalisasi saat ini maupun ke depannya,” ungkapnya.

Sedangkan Prodi TI akan menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian di bidang komputer yang mampu merancang, membangun, dan mengoperasikan sistem yang berfokus langsung terhadap implementasi serta infrastruktur sistem pendukung perusahaan dan bisnis.

BACA JUGA :  Antar Kampus TI di Bali, Hanya Mahasiswa ITB STIKOM Bali Lulus Program Kampus Mengajar

Selain itu, untuk memenuhi keinginan masyarakat Bali mengingat banyak mahasiswa Bali kuliah di luar negeri, maka sejak tahun 2007 ITB STIKOM Bali membuka Program Internasional Dua Gelar bekerja sama dengan Help University Kuala Lumpur, Malaysia.

“Mahasiswa kami akan mendapat dua gelar, yakni Sarjana Komputer (S.Kom) dari ITB STIKOM Bali dan gelar Bachelor of Information Technology (BIT) dari Help University. Saat ini sekitar 150 mahasiswa sedang kuliah Program Internasional,” jelasnya.

BACA JUGA :  Desa Adat Baha Laksanakan Ngaben Masal Terapkan Prokes

ITB STIKOM Bali yang berada di bawah Yayasan Widya Dharma Shanti (WDS) Denpasar, terus melakukan inovasi. Melihat banyaknya anak muda Bali melanjutkan kuliah di Binus University Jakarta, sejak tahun 2018 lalu ITB STIKOM Bali merintis kerja sama dengan Binus University Jakarta hingga akhirnya merealisasikan untuk membuka Program Nasional Dua Gelar pada tahun 2020 untuk gelar S.Kom dari ITB STIKOM Bali dan Sarjana Manajemen (SM) dari Binus University Jakarta.

“Jadi bagi calon mahasiswa asal Bali, kalau ingin kuliah di Binus Jakarta, tidak perlu lagi ke Jakarta, cukup di ITB STIKOM Bali saja, lebih hemat dan punya dua gelar pula, apalagi menguasai TI yang sekarang menjadi primadona,” tutup Dadang. (igp)

Related Posts