July 28, 2021
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Jadi Syarat Terbang, Bandara Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose C19

LiterasiPost.com, Badung –
Upaya memberikan kemudahan pengguna jasa dalam melengkapi persyaratan penerbangan di masa adaptasi kebiasaan baru, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali menyediakan uji tes kesehatan GeNose C19.

Uji tes kesehatan GeNose C19 akan diimplementasikan mulai Jumat (9/4/2021). Sehari sebelumnya dilakukan simulasi guna menjaga kelancaran saat dimulainya layanan GeNose C19.

BACA JUGA :  Promosi di BBTF 2021, The Nusa Dua Siap Jadi Lokasi Penyelenggaraan MICE dengan Penerapan Protokol CHSE

Penyediaan layanan uji tes GeNose C19 juga berdasarkan Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 26 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

“Pada penerbangan masa adaptasi kebiasaan baru pengguna jasa wajib melakukan tes kesehatan untuk memastikan bebas Covid-19, tentunya Bandara Ngurah Rai berupaya memberikan kemudahan memperoleh layanan tes kesehatan yang relatif murah dengan menghadirkan fasilitas layanan GeNose C19,” ujar General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado, Kamis (8/4/2021).

BACA JUGA :  TP PKK Kota Denpasar Terima Tanaman Obat dari PPIDS UNUD dan PT Indonesia Power

Layanan GeNose C19 akan dilaksanakan pukul 09.00 – 19.00 WITA di area publik keberangkatan bandara dengan tarif Rp40 ribu untuk setiap calon penumpang.

“Kami telah melakukan koordinasi kepada seluruh pihak terkait guna kelancaran implementasinya dan simulasi hari ini telah dilaksanakan, semoga dapat berjalan sesuai harapan serta saya meminta agar calon penumpang yang akan melakukan tes GeNose C19 nantinya untuk mengutamakan protokol kesehatan,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Dimeriahkan Bazzar Akhir Tahun, Alam Kulkul Boutique Resort Kenalkan Tampilan Baru

Untuk tahap pertama dilayani sekitar 600 kantung dan bagi calon penumpang yang akan melakukan uji tes kesehatan GeNose C19 diharapkan datang 4 jam sebelum waktu keberangkatan.

“Uji tes GeNose C19 tidak menggantikan uji tes kesehatan yang sebelumnya, Rapid Test Antigen dan Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai syarat melakukan penerbangan, namun sekarang calon penumpang bisa menggunakan salah satu tes tersebut,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Verdy Saputra: Maksimalkan Work From Bali, UMKM Jadi Embrio Pemulihan Ekonomi

Saat ini Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah menyediakan Rapid Test Antigen dan GeNose dengan menggandeng anak perusahaan PT Angkasa Pura Support dan sinergi BUMN bersama Farmalab. (igp/r)

Related Posts