January 31, 2026
BALI

KPA Bali Siapkan Malam Renungan AIDS Nusantara 2025

LITERASIPOST.COM – DENPASAR | Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali akan menyelenggarakan kegiatan tahunan “Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) 2025” pada Selasa (27/5). Acara ini menjadi bagian dari partisipasi global dalam memerangi HIV/AIDS dan telah rutin dilaksanakan sejak beberapa tahun terakhir.

Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali, A.A Ngurah Patria Nugraha menyampaikan MRAN 2025 mengusung tema “Kita Mengenang, Bangkit, dan Berjuang: Satukan Visi Menuju Ending AIDS 2030”. Tema ini diangkat sebagai refleksi perjalanan panjang penanggulangan HIV sejak 1987 hingga kini, sekaligus seruan untuk terus berjuang menekan penyebaran HIV menuju target akhir epidemi pada tahun 2030.

BACA JUGA :  BBPOM Nyatakan "Aman" Sajian Kuliner di Denpasar Festival 2025

“Melalui tema ini, kita mengenang mereka yang telah meninggal akibat AIDS, sekaligus mengajak semua pihak untuk bangkit dan bersama-sama berjuang mengatasi HIV di Bali,” ujar Patria.

Tahun ini, MRAN akan berkolaborasi dengan SMA Negeri 2 Kuta Utara yang terpilih sebagai tuan rumah kegiatan. Pemilihan sekolah ini, atas dasar efisiensi dan prestasi sekolah tersebut dalam berbagai kegiatan kepedulian sosial, termasuk keterlibatan aktif dalam edukasi HIV/AIDS melalui KSPAN (Kelompok Sebaya Peduli AIDS dan Narkoba).

“Kami melihat kemajuan SMA ini sangat baik. Sekolah ini juga merupakan salah satu inisiasi dari Gubernur Bali pada periode pertama beliau,” tambahnya.

Kegiatan MRAN 2025 akan diisi dengan berbagai penampilan seni dari siswa KSPAN serta ditutup dengan prosesi penyalaan lilin sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas terhadap para penyintas dan korban AIDS. Diharapkan, Wakil Gubernur Bali selaku Ketua Harian KPA Provinsi Bali turut hadir dalam acara ini.

BACA JUGA :  Gaungkan Electrifying Lifestyle dan Energi Bersih, PLN Sabet PR Berpengaruh 2021

Target peserta dalam kegiatan ini mencapai 100 orang, terdiri dari pimpinan daerah, stakeholder provinsi dan kabupaten, LSM peduli AIDS, masyarakat, para guru, siswa KSPAN, hingga Forum Guru Provinsi Bali. KPA Provinsi Bali berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat serta memperluas pemahaman tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.
Pihaknya juga menekankan pentingnya keterbukaan dan kepedulian bersama dalam menangani pandemi HIV yang masih berlangsung.

“Penanggulangan HIV/AIDS di Bali menunjukkan perkembangan yang baik. Masyarakat sudah mulai mengenal layanan kesehatan yang tersedia, dan mereka yang mengetahui status HIV-nya diharapkan terus mengakses pengobatan yang dapat menekan perkembangan virus,” tuturnya.

Dengan kegiatan ini, Bali diharapkan dapat terus memperkuat langkah kolektif menuju “Ending AIDS 2030” dan menjadi contoh dalam penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia. (L’Post/r)

Related Posts